video

VIDEO Hamas Buka Peluang Gencatan Senjata dan Siap Terima Proposal AS

Pasukan perlawanan Palestina membuka peluang gencatan senjata dengan Israel di Jalur Gaza.

Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Pasukan perlawanan Palestina membuka peluang gencatan senjata dengan Israel di Jalur Gaza.

Bahkan, mereka mengaku siap menerima proposal dari Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Hal ini diungkapkan oleh Pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh.

Pernyataannya disampaikan saat pidato perayaan hari raya Idul Adha, Minggu (16/6/2024).

Ia mengatakan bahwa kelompok militan Palestina siap membuat perjanjian gencatan senjata dengan Israel sejalan dengan kompromi yang dipromosikan oleh pemerintahan Biden.

Haniyeh lantas menegaskan keinginan Hamas saat keputusan gencatan senjata. Hamas menginginkan perjanjian yang akan mengakhiri pertempuran di Gaza.

Selain itu, mengarah pada pertukaran sandera dengan warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

Mengharuskan seluruh pasukan Israel untuk mundur dari wilayah kantong Palestina. Selain itu, adanya rekonstruksi wilayah yang hancur.

Menurutnya, perlawanan bisa menunjukkan keseriusan dan fleksibilitas yang besar untuk mencapai kesepakatan yang akan menghentikan pertumpahan darah di Gaza. (*)

Editor: Aldi Rani
Narator: Siti Masyithah

Baca juga: Israel Terus Bombardir Gaza Hari Kedua Iduladha, Keluarga Palestina Tidak Bisa Berkumpul

Baca juga: Biadab! Israel Serang Jemaah Palestina yang Shalat Idul Adha di Masjid Al-Aqsa

Baca juga: Jihad Islam Palestina Siap Kirim Pejuang dari Suriah, Dukung Hizbullah di Lebanon Lawan Israel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved