Begini Cara Mencegah Anak Kecanduan Main Game, Berikan Aktivitas Positif

Ini menjadi kekhawatiran banyak orang tua. Anak-anak yang sudah terpapar media sosial biasanya tidak mudah untuk menguranginya.   

Editor: Nur Nihayati
net
Ilustrasi anak main gadget 

Ini menjadi kekhawatiran banyak orang tua. Anak-anak yang sudah terpapar media sosial biasanya tidak mudah untuk menguranginya.   
 
SERAMBINEWS.COM - Banyak anak-anak sekarang ini kecanduan main game dan juga bermain media sosial.

Hal ini memicu kekhawatiran pada orang tua, bahkan sempat juga merasa kecewa.

Kehidupan game sudah terjadi di masa sekarang ini. Khususnya pada anak-anak yang kecanduan game online dan media sosial.

Ini menjadi kekhawatiran banyak orang tua. Anak-anak yang sudah terpapar media sosial biasanya tidak mudah untuk menguranginya.   

Namun orangtua tidak perlu pesimistis. Caranya, antara lain dengan memberikan beragam aktvitas positif ke anak di akhir pekan atau setelah jam sekolah, dengan memanfaatkan aplikasi yang memberi manfaat positif pada anak.

Baca juga: Hukum Main Game Online Saat Puasa? Apakah Bisa Batal Puasa, Bahkan Haram? Ini Penjelasan Buya Yahya

"Aplikasi ini dirancang dengan mengadopsi pola pikir sosok orang tua, menawarkan cara yang efektif untuk menemukan dan memesan berbagai aktivitas yang memunculkan kebahagiaan dan menginspirasi perkembangan anak-anak di luar jam sekolah," ungkap Helena Irma, Co-Founder Happy Kamper.

Dijelaskan, untuk mencegah anak bermain media sosial tanpa henti, orang tua dapat merencanakan petualangan akhir pekan atau aktivitas menarik setelah jam sekolah.

Selain pengguna, platform yang bisa diunduh melalui App Store dan Play Store ini juga berfungsi sebagai tempat bagi penyedia layanan (provider) untuk bisa menampilkan penawaran mereka secara langsung ke keluarga yang sedang mencari aktivitas berkualitas dan terpercaya untuk anaknya.

Baca juga: Ngaku Terima Bayaran Rp 16 Juta, Amanda Manopo Tahunya Game Online Usai Terima Tawaran Promosi

Di aplikasi ini terdapat banyak pilihan aktivitas untuk anak-anak dari beragam level usia, termasuk kelas seni, olahraga, les musik, kelas tari, akses taman bermain, dan banyak lagi.

Selain itu, stiap aktivitas di platform ini melewati pemeriksaan ketat untuk memastikan telah memenuhi standar keamanan.

"Selain itu, ulasan dan penilaian dari para pengguna memberikan wawasan berharga dari sesama orang tua, menciptakan komunitas terpercaya di mana anak-anak dapat berkembang," ujarnya dikutip Minggu, 17 Juni 2024.

Jared Prellwit yang juga co- founder menjelaskan, platform cukup ramah pengguna karena memungkinkan orang tua lebih banyak menjelajahi berbagai aktivitas, membandingkan, dan memesan aktivitas dengan cara yang mudah.

Opsi pencarian sudah mencakup lokasi, kelompok usia, dan jenis aktivitas.

Orangtua akan menerima pemberitahuan pengingat sehari sebelum aktivitas, lengkap dengan kode QR agar bisa masuk lebih cepat tanpa antre.

"Di aplikasi ini anak-anak dapat menjalin persahabatan, berbagi pengalaman, dan tumbuh bersama”, kata Helena Irma.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved