Sabtu, 25 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Arahkan Tanam Padi Serentak, Pj Bupati Aceh Tamiang Terjun ke Sawah

"Gerakan tanam padi serentak ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan. Jika kabupaten kita bisa menghasilkan...

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Dok Humas
Pj Bupati Aceh Tamiang, Asra terjun langsung ke sawah di Sukamulia sebagai tanda dimulainya gerakan tanam padi serentak. 

"Gerakan tanam padi serentak ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan. Jika kabupaten kita bisa menghasilkan beras, maka harga beras di Tamiang akan stabil," kata Asra.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Pj Bupati Aceh Tamiang, Asra terjun langsung ke sawah untuk menandai gerakan tanam padi serentak, Senin (24/6/2024).

Gerakan tanam padi serentak ini dilakukan di Kampung Sukamulia, Kecamatan Rantau dengan melibatkan masyarakat dan unsur Forkopimda.

Hamparan sawah yang digunakan diperkirakan mencapai 80 hektare.

"Gerakan tanam padi serentak ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan. Jika kabupaten kita bisa menghasilkan beras, maka harga beras di Tamiang akan stabil," kata Asra.

Selain itu, untuk mencapai kestabilan dan tercapainya target panen, Asra mengatakan kekompakan menjadi kunci utamanya.

Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menentukan dosis pestisida, jenis bibit dan musim tanam agar tidak mengganggu sistem. 

“Musim tanam harus dilakukan bersamaan, agar musim panen juga dapat dilakukan secara serentak, ini juga bagus untuk meminimalisir panjangnya masa hidup hama," sarannya.

Baca juga: Masuk Musim Tanam Padi di Pidie, Kios Pengecer Pupuk di Dua Kecamatan Disidak

Datok Penghulu Kampung Sukamulia, Darmansyah mengatakan masyaraktnya sudah berkomitmen mendukung program ketahanan pangan.

Saat ini Kampung Sukamulia sudah menyumbangkan ketahanan pangan sebesar 37 persen.

“Saat ini produksi masih 4 ton gabah per hektare. Namun kami semua menargetkan produksi gabah Nasional sebesar 8 ton per Ha," sebut Darmansyah. 

Dikatakannya, saat ini sudah ada sawah masyarakat yang menghasilkan 7 ton dikarenakan adanya sumur bor. Ia juga menyebutkan selama ini Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Aceh Tamiang telah menyumbangkan Alsintan (alat dan mesin pertanian) serta sumur bor agar sawah mereka teraliri air.

“Kami akan terus perbaiki agar para petani kami mendapatkan semangat kembali melakukan tanam padi," ucapnya. (*)

Baca juga: Jadwal Turun ke Sawah 10 Kecamatan Musim Tanam Gadu 2024 di Aceh Utara dan Aceh Timur Ditetapkan

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved