Senin, 20 April 2026

Video

VIDEO Setiap Hari Disiksa! Pengakuan dari Direktur RS Al-Shifa Gaza yang Bebas dari Militer Israel

Dr Mohammed Abu Salmiya diringkus militer Israel pada 23 November tahun lalu atas tuduhan telah bersekutu dengan militan Hamas.

SERAMBINEWS.COM - Pimpinan Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza, Dr Mohammed Abu Salmiya, dibebaskan oleh militer pertahanan Israel pekan ini bersamaan dengan pembebasan sekitar 50 tahanan asal Palestina.

Dr Mohammed Abu Salmiya menghirup udara bebas setelah IDF menahannya selama lebih dari tujuh bulan.

Al Arabiya menginformasikan, Dr Mohammed Abu Salmiya diringkus militer Israel pada 23 November tahun lalu atas tuduhan telah bersekutu dengan militan Hamas.

Tak hanya itu, IDF juga menuding kompleks medis tersebut telah digunakan sebagai markas persembunyian militan Hamas, setelah menemukan sebuah terowongan di dalam kompleks medis tersebut.

Tudingan itu yang membuat IDF meringkus Dr Salmiya bersama 54 warga dan staf rumah sakit yang berada di kompleks Medis Al-Shifa di Kota Gaza.

Dr Salmiya mengungkap bahwa dirinya dan para tahanan mengalami "kondisi tragis”.

Ia mengonfirmasi para tahanan Palestina menghadapi kekurangan pangan akut.

Tak hanya menghadapi kekurangan pangan, para tawanan juga mengalami penyiksaan selama berada di penjara IDF.

Dr Salmiya mengatakan, para dokter dan perawat dari Israel bahkan ikut memukuli dan menyiksa para tahanan Palestina.

Mereka memperlakukan tubuh para tahanan seolah-olah mereka adalah benda mati.

Tak hanya patah tulang, sejumlah tahanan juga kedapatan mengalami luka pukul di daerah leher dan kepala hingga memicu penumpukan gumpalan darah.

Sementara yang lainnya dilaporkan mengalami kesulitan bernapas, luka dan cakaran, serta bengkak di bagian tangan.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved