Aceh Utara
Kontingen Aceh Utara Raih Juara Umum Cabor Tenis Meja pada Popda XVII Aceh
Kepastian itu diperoleh setelah hasil pertandingan untuk cabor tersebut diumumkan sebelum penutupan di Aula Pendidikan dan Pelatihan...
Penulis: Jafaruddin | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Kontingen Aceh Utara tampil sebagai juara umum pada Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Meja dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Aceh XVII yang berlangsung di Idi, Kabupaten Timur.
Kepastian itu diperoleh setelah hasil pertandingan untuk cabor tersebut diumumkan sebelum penutupan di Aula Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) SKB Aceh Timur, Rabu (10/7/2024) petang.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Aceh. Semua nomor pertandingan untuk cabor tersebut sudah tuntas dilaksanakan Panitia Popda Aceh, Lalu Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Bustaman menutup perlombaan cabor tersebut.
“Alhamdulillah untuk Cabor Tenis Meja kita mendapat dua emas dan satu perak,” ujar Ketua Kontingen Aceh Utara M Nasir MSi, kepada Serambinews.com, Rabu (10/7).
Emas tersebut sebelumnya pada Selasa (9/7) disumbangkan oleh Tim tenis beregu putri, yaitu Hifna Nursafira, Cut Rauzatul Syifa, Nurfarizah, Amna Zuhra.
Kemudian emas kedua disumbangkan oleh Cut Rauzatul Syifa yang tampil pada nomor pertandingan tunggal putri.
Pada pertandingan pertama, Selasa (9/7) Cut Rauzatul berhasil mengalahkan Aceh Tengah dengan skor 3-2. Kemudian pada pertandingan kedua berhasil menumbangkan Bener Meriah dengan skor telak 3-0.
Selanjutnya pada pertandingan ketiga, Rabu (10/7) berhasil unggul telak 3-0 atas lawannya dari Kabupaten Nagan Raya.
Kemudian pada pertandingan ke empat dan kelima Cut Rauzatul kembali berhasil mengalahkan Banda Aceh dengan skor 3-2 dan 3-0. Sehingga ia berhasil lolos ke final.
“Dalam pertandingan final tadi sore, Cut Rauzatul Syifa bertemu dengan Nurfarizah, satu tim beregu putri Aceh Utara yang juga lolos final,” ujar M Nasir didampingi Sekretaris Kontingen, Aiyub.
Ia kemudian mengalahkan koleganya setelah melewati pertandingan yang cukup melelahkan dengan skor 3-2. Sedangkan Nurfarizah berhasil mendapat medali perak.
Sedangkan Nurfarizah berhasil lolos ke final, setelah mengalahkan atlet dari lima kabupaten/kota di Aceh. Pada pertandingan pertama dan kedua, Nurfarizah berhasil mengalahkan Aceh Tamiang dan Bener Meriah dengan skor 3-0.
Lalu pertandingan ketiga, mengalahkan Simeulue, dan kemudian Lhokseumawe dan Bener Meriah lagi.
“Untuk cabor Anggar kita juga berhasil mendapat peringkat kedua dengan peroleh lima medali,” pungkas M Nasir yang juga Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan pariwisata (Disporapar) Aceh Utara.
Sementara itu Penjabat Sekda Aceh Utara Dayan Albar MAP kepada Serambi menyebutkan, untuk sementara sampai Rabu (10/7) Aceh Utara sudah berhasil mengantongi 15 medali, terdiri tujuh emas, kemudian lima perak dan tujuh perunggu. Untuk emas terbanyak sementara disumbangkan dua cabor, Tenis meja dan Atletik.
Selain itu, Atletik juga menyumbang satu perunggu. Selanjutnya Anggar menyumbang satu emas, dua perak dan dua perunggu. Taekwondo menyumbang satu emas dan satu perunggu, sepak takraw satu emas.
Bulu tangkis dan Karate masing-masing menyumbang satu perak. “Masih tersisa dua cabor lagi, Silat dan tinju, mudah-mudahan menambah medali,” ujar Dayan Albar yang juga penanggungjawab kontingen Aceh Utara.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kontingen-Aceh-Utara-foto-bersama-atlet-tenis-meja.jpg)