Selasa, 19 Mei 2026

Angin Kencang Rusak Bangunan

Data BPBD, Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Simpang Rangkaya Aceh Utara Capai 261 Unit

 Dari jumlah itu, terbanyak adalah rumah, kemudian toko, kafe dan kios serta lapak jualan. Kondisi terparah dari empat kecamatan itu terjadi di...

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Foto kiriman Warga 
Bangunan di Simpang Rangkaya, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara rusak parah setelah diterjang angin kencang. 

 Dari jumlah itu, terbanyak adalah rumah, kemudian toko, kafe dan kios serta lapak jualan. Kondisi terparah dari empat kecamatan itu terjadi di Kecamatan Tanah Luas.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Jumlah bangunan yang rusak dalam empat kecamatan di Kabupaten Aceh Utara akibat diterpa angin kencang pada Kamis (18/7/2024) sore, sudah mencapai 261 unit, data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara.

 Dari jumlah itu, terbanyak adalah rumah, kemudian toko, kafe dan kios serta lapak jualan.

Kondisi terparah dari empat kecamatan itu terjadi di Kecamatan Tanah Luas.

Data sementara dari 57 jumlah desa di kecamatan Tanah Luas, terjadi angin kencang tersebut untuk sementara di 30 desa. 

Sedangkan untuk Tanah Luas kawasan terparah di Simpang Rangkaya, kemudian Desa Jeumpa Beureughang dan Jeumpa Teungoh.

Simpang Rangkaya berada di lintasan jalan Eks ExxonMobil yang menghubungkan Simpang Ceubrek Kecamatan Syamtalira Aron sampai ke Kecamatan Paya Bakong, melintasi Nibong, Tanah Luas dan Matangkuli. 

Warga selama ini memanfaatkan pinggir jalan ExxonMobil tersebut sebagai tempat berjualan dengan mendirikan bangunan sementara.

Sedangkan untuk kecamatan lain, angin kencang juga merusak rumah dan bangunan di Kecamatan Nibong, tetangga Kecamatan Tanah Luas sebelah barat dengan jumlah bangunan yang rusak mencapai 44 unit. 

Kemudian di Kecamatan Matangkuli, tetangga Tanah Luas sebelah timur, 33 bangunan.

Kemudian kejadian angin kencang juga merusak sembilan rumah di Kecamatan Langkahan, ujung timur Aceh Utara.

Baca juga: BREAKING NEWS - Angin Kencang Rusak Puluhan Bangunan di Simpang Rangkaya, Aceh Utara

Berdasarkan catatan Serambinews.com dalam beberapa dekade terakhir ini, angin kencang yang terjadi dalam empat kecamatan di Aceh Utara termasuk yang terparah di Aceh. 

Ekses kejadian tersebut menyebabkan aktivitas pedagang yang berjualan di kawasan Simpang Rangkaya menjadi lumpuh.

Sebab, selain merusak bangunan, barang milik pedagang juga rusak tertimpa bangunan.

Diberitakan sebelumnya, angin kencang disertai hujan deras melanda sejumlah kecamatan di Aceh Utara pada Kamis (18/7) sekira pukul 16.55 WIB.

Akibat kejadian ratusan bangunan porak-poranda di Simpang Rangkaya

Kejadian tersebut juga menjadi viral.

Hal itu karena kawasan Simpang Rangkaya merupakan kawasan yang ramai dilintasi warga dari sejumlah kecamatan di bagian tengah Aceh Utara.

Angin kencang juga menyebabkan satu tiang listrik patah, sehingga listrik ke sejumlah desa di Kecamatan Tanah Luas padam.

Kondisi ini diperparah karena satu trafo juga mengalami rusak di kawasan itu. 

Akibatnya pendataan menjadi terhambat.

Karena keuchik tidak mengirim data kerusakan ke pihak kecamatan menggunakan telepon seluler.

Sehingga keuchik harus mendatangi tempat fotocopy untuk menggandakan Kartu Keluarga (KK) dan KTP untuk didata sebagai korban angin kencang dan jenis kerusakan yang dialami. 

Setelah kejadian tersebut, Pj Bupati Aceh Utara Dr Mahyuzar dan Dandim 0103 Aceh Utara juga ikut melihat bangunan yang rusak di sejumlah desa di Tanah Luas. (*)

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Simpang Rangkaya Aceh Utara Porak Poranda

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved