Sabtu, 25 April 2026

Berita Banda Aceh

Diduga Lakukan Praktik Prostitusi, Satpol PP Periksa Tempat Usaha

 “Saat diperiksa, satu warung kondisinya sudah tutup. Kemarin tidak kita temukan pelanggaran. Akan tetapi ada yang kita curigai.” FADHLI M NUR, Danki

Editor: mufti
ist
ILUSTRASI -- Petugas Satpol PP Banda Aceh mengantar tiga waria yang sebelumnya diamankan di tepi Krueng Aceh ke terminal untuk dipulangkan ke kampung asalnya, Aceh Tengah, Senin (1/7/2024) malam. 

 “Saat diperiksa, satu warung kondisinya sudah tutup. Kemarin tidak kita temukan pelanggaran. Akan tetapi ada yang kita curigai.” FADHLI M NUR, Danki WH Kota Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Banda Aceh, melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah usaha dan tempat makan di kawasan Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Rabu (17/7/2024).

Plt Kasatpol Banda Aceh Muhammad Rizal melalui Danki WH Kota Banda Aceh, Fadhli M Nur SQ SHi, mengatakan, pemeriksaan sejumlah tempat usaha itu mereka lakukan menyusul adanya laporan masyarakat tentang adanya praktik asusila (prostitusi).

“Benar. Kemarin kami kembali melakukan pemeriksaan mulai dari pagi dan sore hari. Hal itu menindaklanjuti dari laporan masyarakat setempat,” kata Fadhli, saat dikonfirmasi Serambi, Kamis (18/7/2024).

Dia mengatakan, setidaknya ada empat warung di Peunayong yang terindikasi melakukan pelanggaran syariat Islam. “Saat diperiksa, satu warung kondisinya sudah tutup. Kemarin tidak kita temukan pelanggaran. Akan tetapi ada yang kita curigai,” jelasnya.

Karena itu, kata Fadhli, sejak kemarin pihaknya menempatkan anggota WH di sekitar empat lokasi yang dicurigai untuk melakukan pemantauan.

Selain pemeriksaan warung yang terindikasi melakukan pelanggaran syariat, untuk mengantisipasi terjadi praktik prostitusi di pusat ibu kota Aceh itu, pekan sebelumnya mereka juga bersilaturahmi ke semua hotel dan penginapan yang ada di Kota Banda Aceh.

Dalam tema saweu hotel tersebut, pihaknya mengingatkan kepada pengelola penginapan agar selalu menjaga kearifan lokal terkait penerapan syariat Islam di Banda Aceh.

“Kami juga mengingatkan kepada resepsionis agar selalu menerapkan aturan yang berlaku di hotel terkait syariat Islam. Kita juga diperintahkan oleh komandan untuk mengecek kamar-kamar yang ada di hotel,” pungkasnya.(iw)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved