Info Singkil  

Kendalikan Inflasi, Dishub Aceh Singkil Salurkan Bantuan Ongkos Angkut Beras 

Dengan pagu anggaran keseluruhan yang disalurkan sebesar Rp 135 juta. Maka bantuan ongkos angkut beras diberikan selama 2/3 bulan.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Syam'un (dua kanan) saat salurkan bantuan ongkos beras sebagai upaya kendalikan inflasi, Selasa (23/7/2024) 

Dengan pagu anggaran keseluruhan yang disalurkan sebesar Rp 135 juta. Maka bantuan ongkos angkut beras diberikan selama 2/3 bulan.

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, melalui Dinas Perhubungan setempat salurkan bantuan ongkos angkut beras. 

Bantuan tersebut merupakan kebijakan untuk mengendalikan inflasi, dengan menekan kenaikan harga beras. 

Kemudian membantu masyarakat mendapat keringanan harga beras. 

"Tujuan (bantuan ongkos angkut beras) untuk menekan inflasi khusus harga beras dan mendapatkan keringanan harga dari harga biasa," kata Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Syam'un, Rabu (24/7/2024).

Menurutnya subsidi atau bantuan ongkos angkut beras Rp 600 per Kilogram.

Baca juga: Atasi Inflasi, Pemko Subulussalam Jalin Kerjasama dengan Galus Soal Perdagangan Cabai & Bawang Merah

Dengan pagu anggaran keseluruhan yang disalurkan sebesar Rp 135 juta. Maka bantuan ongkos angkut beras diberikan selama 2/3 bulan.

Penyaluran bantuan ongkos angkut beras dilakukan kepada distributor yang ditunjuk yaitu UD Rafa di Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah. 

Selanjutnya sebut Syam'un distributor menyalurkan beras ke kios yang ada di wilayah Kabupaten Aceh Singkil

"Yang kita tunjuk satu distributor yaitu UD Rafa Desa Tanah Bara nantinya distributor itulah yang mengedarkan ke beberapa kios seperti di Singkil, Danau Paris, Kota Baharu, Singkil Utara dan lain-lain, kadang mereka langsung mengambil barang ke distributor" jelasnya. 

Diketahui harga beras di Kabupaten Aceh Singkil, untuk kualitas sedang dikisaran Rp 14.500 sampai Rp 15.000 per kilo di tingkat pengecer. 

Kebutuhan beras untuk warga Aceh Singkil, dipasok dari wilayah Aceh Barat Daya. Sebagain dipasok dari Medan, Sumatera Utara. 

Hal itu terjadi, karena areal persawahan di daerah itu belum mencukupi kebutuhan beras. 

Mengingat mayoritas warga memilih menggantungkan hidup dari berkebun kelapa sawit. 

Sehingga kebijakan subsidi ongkos beras dinilai cukup baik, dalam membantu masyarakat.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved