Berita Aceh Besar

Petani Aceh Besar Dapat 143 Mesin Pompa

Penyerahan 143 unit mesin pompa air itu dilakukan juga sebagai langkah untuk meminimalisir terjadinya gagal panen.

Editor: mufti
DOK DISTAN ACEH BESAR
SERAHKAN MESIN POMPA - Penyerahan bantuan mesin pompa air untuk petani di Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar beberapa waktu lalu. 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Petani di Aceh Besar menerima 143 unit mesin pompa bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Penyerahan mesin pompa tersebut dilakukan melalui Pemkab Aceh Besar dan akan akan dimanfaatkan untuk mengatasi kekeringan selama musim kemarau.

Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Jakfar, mengatakan, saat ini beberapa wilayah di Aceh Besar sedang dilanda kekeringan akibat kemarau panjang. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gagal panen. Tanaman padi juga bisa mati di tengah proses tumbuh kembang.

Atas dasar itulah bantuan mesin pompa diberikan untuk mengatasi fenomena buruk di Musim Tanam (MT) Gadu tahun ini. "MT gadu tahun ini luas tanam padi di Aceh mencapai 17.000 hektare. Ada beberapa wilayah di Aceh Besar masih mengandalkan sistem tadah hujan," kata Jakfar, kepada Serambi, Rabu (31/7/2024).

Secara umum, disebutkan Jakfar, pertanian di Aceh Besar masih terbilang aman, walau di beberapa kecamatan agak mengkhawatirkan karena persawahannya masih mengandalkan tadah hujan. Bantuan mesin pompa itu sendiri diberikan untuk kawasan yang memiliki sumber air.

"Namun di beberapa tempat yang memang memiliki sumber air, kita berikan bantuan pompa air sebagai upaya mengatasi kekurangan air,” jelasnya.

Penyerahan 143 unit mesin pompa air itu dilakukan juga sebagai langkah untuk meminimalisir terjadinya gagal panen. “Alhamdulillah kita sudah serahkan 143 unit mesin pompa air bantuan dari Kementrian Pertanian untuk kelompok tani yang wilayahnya memiliki sumber air,” ujarnya.

Jakfar menuturkan, kekurangan air di Aceh Besar saat ini belum mengarah ke gagal panen, karena saat ini petani baru mulai menanam dan padi terlihat tumbuh dengan baik. “Ini belum bisa dikatakan gagal panen, karena jika pada Agustus nanti turun hujan, bisa saja semua kembali normal, kebutuhan air untuk pertanian akan tercukupi,” tuturnya.

Jakfar juga menyampaikan, hingga saat ini, hasil panen padi di Aceh Besar masih stabil, meskipun cuaca panas masih terus mengancam. Untuk MT Gadu, pihaknya belum menghitung lantaran saat ini belum musim panen. "Namun mengacu pada hasil panen sebelumnya, hasil panen padi petani di Aceh Besar terbilang aman, karena masih stabil, meskipun kemarin juga kita diterjang El Nino,” pungkasnya.(iw)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved