Pidie
MTQ Ke-37 di Pidie Digelar Desember, Ini Alasan DSI Geser Jadwalnya
Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 tingkat kabupaten akan digelar Desember 2024, di Kecamatan Padang Tiji, Pidie....
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 tingkat kabupaten akan digelar Desember 2024, di Kecamatan Padang Tiji, Pidie.
Pemkab Pidie telah menganggarkan dana APBK untuk pelaksanaan MTQ mencapai Rp Rp 3.020.720.803, yang dilaksanakan selama tujuh hari.
"Jadwal pelaksanaan MTQ ke-37 tingkat kabupaten, yang awalnya dijadwalkan Oktober 2024. Kini, jadwalnya dipindahkan pada awal Desember 2024," kata Kepala Dinas Syariat Islam atau DSI Pidie, drh Fazli MSi, kepada Serambinews.com, Kamis (1/8/2024).
Ia menjelaskan, alasan digeser jadwal pelaksanaan MTQ, lantaran terbentur dengan tahapan pesta pemilihan kepala daerah (pilkada). Sebab, tahapan pilkadan akan dilaksanakan dari kampanye hingga pencoblosan.
Selain itu, pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut. Di mana sebagian cabang olahraga diperlombakan di Kabupaten Pidie.
"Kita khawatir dengan pelaksanaan tahapan pilkada dan PON, nantinya pelaksanaan MTQ tidak maksimal. Makanya, kita akan fokus MTQ akan kita gelar diawal Desember 2024," jelasnya.
Di sisi lain, kata Fazli, untuk pembangunan panggung utama akan dikerjakan di awal November 2024.
Panggung utama akan dibangun di lapangan di belakang pasar Kecamatan Padang Tiji.
Ia menyebutkan, untuk penginapan bagi kafilah dari 23 kecamatan akan disiapkan 46 unit rumah warga di Padang Tiji.
Karena setiap kafilah kecamatan akan disiapkan dua rumah untuk putra dan putri.
"Rumah yang dijadikan sebagai tempat menginap untuk kafilah dari kecamatan, panitia akan mengevaluasi rumah pada Oktober 2024. Peserta yang ikut pada MTQ di Padang Tiji diperkirakan mencapai 700 orang," jelasnya.
Ia menambahkan, untuk cabang Tafsir Bahasa Inggiris dan Bahasa Arab, diperkirakan tidak semua kecamatan ada pesertanya.
Sebab, cabang Tafsir Bahasa Inggris dan Bahasa Arah langka peserta. Selain itu, cabang tilawah tunanetra juga minim peserta.
"Kalau cabang Tafsir Bahasa Indonesia ramai pesertanya. Jadi kita imbau kepada kecamatan, supaya mempersiapkan peserta cabang Tafsir Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, sebab cabang tersebut sering langka peserta.
Untuk itu, saya pikir belum terlambat, mengingat jadwal MTQ telah ditetapkan Desember 2024," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Fazli-Kepala-Dinas-Syariat-Islam-Pidie.jpg)