Selasa, 9 Juni 2026

Kesehatan

Wanita dengan Indung Telur Satu karena Sudah Diangkat Apakah Masih Bisa Hamil?

Yang jadi pertanyaan, apakah wanita masih bisa hamil dengan satu indung telur? Ya, pertanyaan ini kerap dilontarkan wanita yang mungkin sebelumnya per

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Ansari Hasyim
The Huffington Post, robertoforzoni.com
ilustrasi hamil 

SERAMBINEWS.COM - Apakah wanita masih bisa hamil dengan satu indung telur? Ya, pertanyaan ini kerap dilontarkan wanita yang mungkin sebelumnya pernah dilakukan pengangkatan indung telur.

Wajar saja pertanyaan itu muncul karena Anda diliputi rasa cemas saat memiliki satu indung telur.

Pasalnya, kondisi Anda tentu tidak seperti wanita normal pada umumnya yang punya dua indung telur.

Baca juga: Sudah Berhenti KB Suntik Selama 3 Tahun Tapi Kok Belum Bisa Hamil? dr Boyke Justru Anjurkan Hal Ini

Karena perbedaan inilah, muncul kekhawatiran bahwa Anda akan sulit punya anak karena indung telurnya tinggal satu.

Menjawab hal ini dr Boyke memberikan penjelasan.

Dilansir Serambinews.com dari kanal YouTube Boykepedia, seksolog kelahiran Bandung itu mengatakan, setiap wanita mempunyao dua indung telur. 

Adapun beberapa kasus yang menyebabkan harus diangkat salah satu indung telur umumnya disebabkan oleh kista. 

Apabila salah satu indung telur diangkat, maka indung telur di sebelahnya akan mengkompensasi. "Jadi kalau diangkat satu karena ada kista yang satu biasanya akan mengkompensasi," kata dr Boyke

Lanjut dr Boyke, umumnya, kendati satu indung telur sudah diangkat, tentu frekuensi ataupun terjadinya kehamilan masih bisa hanya saja  peluangnya lebih sedikit dibandingkan adanya dua indung telur.

Baca juga: Mempersingkat atau Menghentikan Haid, Emang Bisa? Seksolog dr Boyke : Ini Obatnya

Adapun persenan terjadinya kehamilan dengan satu indung telur sekitar 35-50 persen. 

"Ya tentu saja yang lebih kemungkinan hamil yang Indung telurnya dua, kalau indung telur satu berkurangnya berapa persen ada yang mengatakan sampai 35 sampai 50 persen," pungkasnya. 

Sudah Berhenti KB Suntik Selama 3 Tahun Tapi Kok Belum Bisa Hamil? dr Boyke Justru Anjurkan Hal Ini

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan program yang terus digalakkan oleh Pemerintah Indonesia dengan tujuan mencegah  terjadinya kehamilan guna menyelesaikan timbulnya masalah pertumbuhan penduduk.

Salah satu metode KB yang paling diminati oleh wanita di Indonesia adalah KB Suntik.

Ddilansir dari laman Kemenkes, dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa pengguna suntik DMPA (Depo Medroxil Progestin Asetat) memiliki prosentase yang sangat tinggi. Di Indonesia akseptor KB Suntik DMPA memiliki prosentase terbesar yaitu 49,93 persen untuk akseptor baru dan 47,78 persen untuk akseptor lama.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved