Bireuen
Mahasiswi KKM UNIKI Bireuen Ajarkan Siswa Cara Mengelola Keuangan Secara Sederhana
Lidia melalui Mizan Maulana mengatakan, salah satu literasi mendasar yang harus dimiliki masyarakat termasuk anak-anak adalah...
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Para mahasiswa KKM dari UNIKI Bireuen yang ditempatkan di sejumlah desa di beberapa kecamatan sejak beberapa waktu lalu melaksanakan berbagai program kelompok maupun program
pribadi mengajari masyarakat maupun siswa.
Salah seorang mahasiswi KKM UNIKI bernama Lidia Nurlina yang ditempatkan di Desa Paloh Seulimeng, Jeumpa Bireuen beberapa hari lalu melaksanakan salah satu program bagi murid SD dan MIN desa setempat.
Programnya dengan tema “Literasi keuangan dan pencatatan keuangan sederhana".
Dosen pendamping Mizan Maulana SP MSi kepada Serambinews.com, Selasa (13/8/2024) mengatakan, Lidia Nurlina merupakan mahasiswi program studi akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNIKI.
Kegiatan literasi bidang keuangan sederhana dikhususkan untuk murid MIN 34 Bireuen di kawasan Desa Paloh Seulimeng, Jeumpa.
Lidia melalui Mizan Maulana mengatakan, salah satu literasi mendasar yang harus dimiliki masyarakat termasuk anak-anak adalah literasi keuangan.
Edukasi literasi keuangan merupakan sebuah pemahaman yang komprehensif serta mendalam tentang
pengelolaan keuangan pribadi. Pendidikan literasi keuangan sangat diperlukan untuk mendidik masyarakat agar mengetahui dan memahami bagaimana mengelola keuangan dengan bijak dan berdasarkan kebutuhan.
Pada umumnya anak-anak lebih mementingkan faktor keinginan dibandingkan kebutuhan sehingga dapat menambah permasalahan ekonomi dalam keluarga.
Tujuan dari kegiatan tersebut memberikan pemahaman serta mengedukasi kepada para murid mengenai manfaat dan pentingnya untuk membuat pencatatan keuangan sederhana dan mengenalkan literasi keuangan yang efektif dan akurat.
Selain itu materi yang diajarkan juga merupakan contoh dasar yang bisa menjadi panduan di kalangan anak-anak SD/MIN.
Lidia Nurliana selaku pengajar tentang literasi keuangan dan pencatatan keuangan sederhana berharap semoga apa yang sudah disampaikan dan dijelaskan secara detail dapat bermanfaat bagi siswa-siswi di Sekolah tersebut sekaligus menjadi landasan dan juga motivasi bagi pihak-pihak terkait lainnya bahwa sangat penting dalam memahami keuangan terutama diajarkan sejak dini.
Hayatun Nufus SAg selaku Kepala MIN 34 Bireuen mengizinkan mahasiswi untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya memahami keuangan sejak dini.
Ditambahkan, apa yang diajarkan pada muridnya semoga dapat menjadi landasan dan manfaat yang luar biasa bagi anak-anak didik yang ada di madrasah tersebut.
Dalam kegiatan yang berlangsung, terdapat beberapa manfaat bagi mereka yang menyimak dengan baik dan seksama sebagai orang yang sudah memahami kenapa penting belajar keuangan dengan bijak.
Mereka dapat membuat keputusan dalam hal membeli hal-hal yang diinginkan, anak-anak bisa menabung untuk masa depan dimana tabungan tersebut dapat digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat misalnya dipakai untuk biaya sekolah selanjutnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Mahasiswi-UNIKI-Sosialisasi-Keuangan.jpg)