Sabang
Distanpangan Sabang Salurkan Bantuan Saprodi untuk Petani Kakao
Pihaknya juga berkomitmen untuk mendukung petani kakao agar mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi, sehingga dapat...
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG - Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kota Sabang menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian (saprodi) kepada petani kakao binaan yang tersebar di beberapa gampong di Kota Sabang. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas kakao seiring dengan meningkatnya harga komoditas tersebut di pasar.
Kepala Bidang Perkebunan Distanpangan Sabang, Ir Siti Khasani mengatakan, dalam kegiatan ini Distanpangan Sabang menargetkan adanya peningkatan kualitas dan kuantitas produksi kakao melalui program peremajaan tanaman yang terus digalakkan.
Pihaknya juga berkomitmen untuk mendukung petani kakao agar mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
“Bantuan yang disalurkan berupa pupuk NPK Mutiara, plastik sungkup, dan polybag. Pupuk NPK Mutiara berfungsi untuk memperbaiki kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman kakao, sementara plastik sungkup dan polybag digunakan dalam proses peremajaan tanaman guna memastikan bibit kakao tumbuh dengan baik sebelum ditanam di lahan,” ujar Siti, Jum’at (16/8/2024).
Selain penyaluran bantuan saprodi, Distanpangan juga terus melakukan pembinaan melalui penyuluh pertanian di lapangan. Penyuluh pertanian ditugaskan untuk memberikan edukasi kepada petani mengenai teknik budidaya kakao yang baik, termasuk cara penggunaan saprodi yang tepat agar hasil produksi dapat optimal.
“Jadi penyuluh pertanian akan lebih intensif dan rutin memberikan edukasi, juga membantu para petani jika ada kendala dalam membudidayakan tanaman kakao. Kami akan lebih bersinergi melakukan pemantauan dan turun langsung ke kebun kakao milik petani binaan Distanpangan Sabang,” tambahnya.
Dengan adanya bantuan ini, Distanpangan Sabang berharap para petani kakao binaan dapat semakin termotivasi untuk mengelola lahan mereka dengan lebih baik dan produktif, sehingga hasil panen kakao dapat terus meningkat seiring dengan kenaikan harga di pasaran.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.