Berita Banda Aceh

BMKG, Aceh Masih akan Dilanda Hujan

Selain itu, untuk wilayah perkotaan harap waspada akan terjadinya potensi banjir genangan. Sebab, untuk daerah perkotaan, banyak ditemukan tanah-tanah

Editor: mufti
SERAMBI/HENDRI
ILUSTRASI HUJAN LEBAT 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan akan potensi hujan deras disertai angin kencang masih akan melanda sejumlah wilayah di Aceh dalam beberapa hari ke depan.

Forecaster on Duty BMKG Kelas I SIM, Betsi, mengatakan, selain potensi angin kencang, masyarakat juga diminta agar waspada akan potensi bencana hidrometeorologi. Bencana tersebut berupa banjir, tanah longsor, angin kencang yang diakibatkan hujan deras terus-menerus dengan durasi lama.

Dia mengatakan, hujan deras berpotensi terjadi di Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Abdya, Aceh Jaya, Aceh Besar, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Nagan Raya, Bireuen, Bener Meriah, Subulussalam, Simeulue, Pidie, Langsa dan Gayo Lues.

Hujan deras tersebut dikarenakanadanya belokan angin (shearline) dan perlambatan kecepatan angin di wilayah Aceh, aktifnya MJO di Fase 2 menuju Fase 3 yang berpotensi terhadap pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia bagian Barat.

"Serta anomali suhu permukaan laut yg hangat memberikan dampak terhadap potensi pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Aceh," katanya saat dikonfirmasi, senin (19/8/2024).

Karena itu, Betsi meminta agar masyarakat mewaspadai potensi bencana, khususnya wilayah pesisir barat Aceh serta wilayah pesisir selatan Aceh. Pasalnya daerah tersebut masih terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah tersebut dalam 3 hari ke depan.

Betsi menambahkan, untuk angin kencang perlu diwaspadai untuk wilayah-wilayah tersebut yang berpotensi terjadi hujan karena biasanya hujan dengan intensitas sedang-lebat dapat disertai angin kencang.

Sementara itu, untuk kondisi gelombang laut secara umum berada dalam kisaran ketinggian 0.50-2.50 meter. Sehingga masyarakat diminta waspada adanya gelombang tinggi mencapai ketinggian 2.50 meter atau lebih di wilayah perairan utara Sabang, Selat Malaka bagian utara, perairan Sabang-Banda Aceh, perairan barat Aceh, perairan Meulaboh-Kepulauan Sinabang, Samudera Hindia barat Aceh, dan sekitarnya.

Karena itu BMKG mengimbau masyarakat yang berada di daratan agar waspada terhadap pohon tumbang dan banjir genangan serta luapan. “Untuk masyarakat tepi kali, harap lebih waspada terhadap banjir luapan dan kiriman dari hulu sungai,” pintanya.

Selain itu, untuk wilayah perkotaan harap waspada akan terjadinya potensi banjir genangan. Sebab, untuk daerah perkotaan, banyak ditemukan tanah-tanah resapan. 

Terlebih saat ini saat musim hujan masyarakat diminta agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Hal tersebut menurutnya sangat membahayakan. 

Dimana ketika air tertampung, akan melahirkan jentik-jentik nyamuk. “Karena dari jentik itu nantinya, kita bisa terkena demam berdarah. Hal itu harap masyarakat lebih menjaga kesehatannya,” pungkasnya.(iw)

 

 

“Untuk masyarakat tepi kali, harap lebih waspada terhadap banjir luapan dan kiriman dari hulu sungai.” 

 

BETSI

Forecaster on Duty BMKG Kelas I SIM

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved