Kamis, 9 April 2026

Berita Pidie

600 Siswa Sukma Pidie Ikut Edukasi Mitigasi Bencana

Sebanyak 600 siswa Sukma Bangsa, Pidie mengikuti edukasi mitigasi bencana alam, Jumat (30/8/2024) yang dipusatkan dalam komplek sekolah setempat.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim BPBD Pidie melakukan demonstrasi edukasi mitigasi bencana alam berupa penyelamatan korban gempa, Jumat (30/8/2024) 

Laporan Idris Ismail I Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sebanyak 600 siswa Sukma Bangsa, Pidie mengikuti edukasi mitigasi bencana alam, Jumat (30/8/2024) yang dipusatkan dalam komplek sekolah setempat.

Dalam edukasi mitigasi bencana tersebut turut melibatkan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie

"Pelatihan atau edukasi mitigasi bencana ini selain melibatkan 600 siswa juga diikuti oleh 90 guru," kata wakil pimpinan Sukma, Sayuti SP MM bersama dewan guru lainnya Rizaul Iqbal 'Rio' SPd, Marthunis Bukhari serta Nasir SPd selaku dewan guru kepada Serambinewa.com, Jumat (30/8024)

Dijelaskan Sayuti Muktar, dalam edukasi mitigasi itu diawali dengan tanda awal bencana berupa bunyi sirene saat terjadi gempa sehingga.

Para siswa dapat keluar dari ruang belajar guna menyelamatkan diri dari reruntuhan material bangunan. 

Mereka (siswa) dapat fokus untuk berkumpul pada titik kumpul atau zona alam terbuka. 

Baca juga: Kapolres Aceh Utara Periksa Senjata Api dan Kendaraan Dinas

Maka dalam hal ini menjadi kewajiban bagi ketua kelas menghitung jumlah rekan didik.

 Hal ini untuk mengetahui secara rila siswa yang selamat.

Pertama-tama sirine dibunyikan, lalu siswa-siswi berlari dari kelas menuju titik kumpul di depan sekolah. 

Selain itu juga, dilakukan praktik atau demonstrasi pemadaman api sekaligus melibatkan para siswa dalam aksi pemadam kebakaran. 

"Kerjasama Sukma dan BPBD dalam edukasi mitagasi bencana ini dilakukan secara kontinyu agar para siswa dapat memahami kiat-kiat dalam penyelamatan diri saat terjadi potensi bencana alam," ujarnya.

Tak hanya itu saja, para siswa juga turut diberikan langkah-langkah penyelamatan saat terjadi bencana banjir.

Ditambahkan juga, edukasi ini menjadi bagian penting terhadap pendidikan dalam upaya meminimalisir korban jiwa serta hara benda lainnya. (*)

Baca juga: DPRK Nagan Raya Sahkan APBK 2025, Berikut Komposisi Anggarannya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved