Breaking News

Video

VIDEO Netanyahu Optimis Menang meski Tanpa senjata Inggris, Masih Dibekingi Amerika Serikat

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu optimis bisa mengalahkan Hamas walaupun tanpa dukungan senjata Inggris usai London menangguhkan 30 lisensi

Editor: Aulia Akbar

SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu optimis bisa mengalahkan Hamas walaupun tanpa dukungan senjata Inggris.

Pernyataan ini merespons keputusan London yang akan menangguhkan 30 lisensi ekspor senjata ke Tel Aviv.

Menurut Netanyahu, keputusan Inggris hanya akan membuat Hamas semakin berani.

Ia pun menyinggung korban serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan 14 warga Inggris.

Selain itu, masih ada lima warga London yang kini ditahan Hamas di Jalur Gaza.

Netanyahu menilai, jika Inggris benar-benar menangguhkan senjata ke Israel, maka keputusan itu sangat memalukan.

Sebelumnya, pengangguhan ekspor senjata diumumkan Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy pada Senin (2/9/2024).

Dalam pidatonya di parlemen, Lammy mengatakan keputusan itu diambil menyusul peninjauan ulang atas lisensi ekspor senjata Inggris.

Hasil peninjauan ulang menunjukkan adanya risiko jelas bahwa senjata tersebut akan digunakan dengan cara yang dapat melanggar hukum internasional.

Adapun 30 lisensi yang ditangguhkan meliputi komponen untuk pesawat militer, helikopter, drone, dan lain-lain.

Berbeda dengan Amerika Serikat (AS), Inggris tidak secara langsung memasok senjata ke Israel.

Negara tersebut memberikan lisensi ekspor bagi perusahaan untuk menjual senjata ke Tel Aviv.(*)

VO: Dara
Editor Video: Muhammad Aulia 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved