Berita Pidie

Tingkatkan IPLM, Dispersip Ajak Keuchik untuk Replikasi Mandiri Pustaka Gampong

Disebutkan, permasalahan dan Isu Strategis Pembangunan di Provinsi Aceh dan Kabupaten Pidie salah satunya adalah Kualitas SDM

|
Editor: Nur Nihayati
Foto for Serambinews.com
Foto bersama Kepala Dispersip Pidie, Turno Junaidi MKM bersama para keuchik setelah membuka Sosialisasi dan Rapat Bimbingan Teknis Mandiri di kantor setempat, Selasa (10/9/2024). 

Disebutkan, permasalahan dan Isu Strategis Pembangunan di Provinsi Aceh dan Kabupaten Pidie salah satunya adalah Kualitas SDM

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Dinas Perpustkaan dan Arsip (Dispersip) Pidie mengajak para keuchik untuk replikasi mandiri pustaka gampong.

"Semoga akan lahir generasi emas Pemimpin kita di Tahun 2045 yang berasal dari Gampong yang Peduli Literasi," kata Kepala Dispersip Pidie, Turno Junaidi SKM MKM saat membuka Sosialisasi dan Rapat Bimbingan Teknis Mandiri di kantor setempat, Selasa (10/9/2024).

Dia mengatakan, minat baca di Indonesia yang masih sangat rendah, hanya 1 dari 1.000 penduduk baca, hal ini menjadi cerminan darurat literasi di Indonesia.

Disebutkan, permasalahan dan Isu Strategis Pembangunan di Provinsi Aceh dan Kabupaten Pidie salah satunya adalah Kualitas SDM yang masih rendah. Darurat literasi perlu disikapi dengan gerakan nyata oleh semua komponen bangsa sampai ke tingkat gampong.

Dikatakan, adanya fungsi perpustakaan desa berdasarkan landasan pada Instruksi Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Nomor 50 Tahun 2000. Perpustakaan desa dan juga masyarakat : ibarat dua sisi mata uang yang saling berhubungan dan tidak bisa dipisahkan.

Di samping itu, katanya, tujuan umum sosialiasi ini untuk meningkatkan jumlah perpustakaan desa di Kabupaten Pidie sebagai salah satu upaya pemerintah meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).

Sedangkan tujuan khusus adalah menunjang program wajib belajar yang dicanangkan oleh pemerintah. Lalu menunjang program kegiatan pendidikan seumur hidup bagi masyarakat.

Selain itu, sebagai sarana yang menyediakan buku-buku pengetahuan maupun keterampilan untuk mendukung keberhasilan kegiatan masyarakat di berbagai bidang, misalnya pertanian yang produktif, peternakan, Perkebunan dan juga perindustrian, pengolahan, pemasaran, dan lainnya.

Sementara itu, hadir dalam acara Sosialisasi dan Rapat Bimbingan Teknis Mandiri antara lain Keuchiek Barona Kecamatan Mutiara (Mahdi), Gampong Lada Mutiara Timur (Tgk Razali, A.Md), Keuchiek Jurong Balee Kembang Tanjung (diwakili Junaidi).

Selanjutnya Keuchiek Baro Jruek Indrajaya (Ramlan), Keuchiek Cot Mulu Peukan Baroe (Yusrizal), Keuchiek Panjoe Glp Tiga dan Keuchiek Gampong Mane Kecamatan Mane.

Kadispersip Pidie dalam sambutannya menyampaikan Terima kasih kepada Keuchik yang sudah tergerak hatinya untuk membangun Literasi Gampong di Kabupaten Pidie.

"Terima kasih atas kebersediaan para Keuchik untuk membantu replikasi mandiri, sehingga bisa diusulkan ke Pusat untuk mendapatkan bantuan, dengan syarat memenuhi persyaratan yang ditentukan. 

Harapan kami semoga dengan komitmen tinggi, kita mampu menghadirkan, menggerakkan dan mengembangkan Perpustakaan di Gampong kita masing-masing. Libatkan TPG, Toga, KT, TP-PKK sehingga sinergis dalam bergerak demi melahirkan “Aneuk Pidie Mulia – Generasi Emas 2045”. 

Kadispersip berharap agar menjadikan Peraturan Bupati Pidie Nomor 2 Tahun 2024 tentang Rincian Prioritas dan Fokus Penggunaan Dana Gampong Dalam Kabupaten Pidie (Bab II hal 21 point f : Pembangunan Sarana - Prasarana dalam Rangka Peningkatan Kualitas SDM masyarakat Gampong), sebagai payung hukum untuk menumbuh kembang perpustakaan demi UPLM Pertama di Kabupaten Pidie.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved