Berita Banda Aceh

Pj Gubernur Minta Penyelenggara Kenduri Maulid Undang Tamu PON

Pj Gubernur Dr Safrizal ZA mengajak penyelenggara kenduri maulid agar mengundang para tamu PON untuk menikmati kenduri tersebut.

Editor: mufti
For Serambinews.com
Penjabat Gubernur Aceh, Dr H Safrizal ZA, MSi, saat memberi sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Minggu 15/9/2024). Pada kesempatan ini, Pj Gubernur Safrizal juga shalat Magrib dan Isya berjamaah di masjid ini. 

Kita sampaikan keramah-tamahan rakyat Aceh kepada saudara kita para  kontingen PON XXI Aceh-Sumut melalui diplomasi kuliner. Safrizal ZA, Penjabat Gubernur Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Masuknya bulan Maulid di Aceh bersamaan dengan pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut. Karena itu, Pj Gubernur Dr Safrizal ZA mengajak penyelenggara kenduri maulid agar  mengundang para tamu PON untuk menikmati kenduri tersebut.

Dikatakan, sekitar 5,3 juta rakyat Aceh mulai mengadakan kenduri selama tiga bulan atau dalam 100 hari ke depan. Kenduri yang dilaksanakna hingga tiga bulan lamanya merupakan bagian dari budaya Aceh.  "Perayaan Maulid selama 100 hari di Aceh tidak  ada di daerah lain. Ini jadi  khas Aceh dalam memetik semangat Nabi Muhammad dalam mengamalkan teladan  dalam kehidupan sehari-hari," ajak Safrizal, Senin (16/9/2024).

Pj Gubernur mengajak warga yang mengadakan kenduri diharapkan dapat mengundang para atlet PON menikmati kenduri Maulid Nabi. Bagi kontingen dari luar Aceh, hal ini akan menjadi hal yang berkesan dan bisa menceritakan ke daerah masing-masing.

"Kita sampaikan keramah-tamahan rakyat Aceh kepada saudara kita para  kontingen PON XXI Aceh-Sumut melalui diplomasi kuliner," pinta lulusan terbaik STPDN Angkatan I itu.

Sebelumnya pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (15/9/2024), Safrizal ZA menyampaikan tentang kepemimpinan dalam konteks ajaran Nabi Muhammad SAW. Dalam sambutannya, Safrizal menekankan kemajuan sebuah negeri sangat bergantung pada integritas para pemimpinnya. 

"Tidak ada negeri yang bisa maju jika pemimpinnya tidak amanah, jujur, fatanah, dan adil. Seorang pemimpin harus jujur kepada diri sendiri dan rakyat, serta amanah dalam menjalankan kepercayaan yang diberikan," ujar mantan lurah di Kota Lhokseumawe di era 1990-an.

Safrizal mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi ini sebagai momentum perbaikan diri dan peningkatan kualitas hidup. Dengan memperteguh Syariat Islam dan mengikuti sunnah Nabi, Safrizal berharap Aceh dapat mengatasi berbagai tantangan sosial dan ekonomi, serta mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan.(mun

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved