Aceh Utara
Ratusan Kepala Keluarga di Aceh Utara Mengungsi Akibat Abrasi Meluas
Karena selain tak bisa beraktivitas, rumah warga di kawasan itu mulai rusak akibat abrasi pantai yang terus-menerus terjadi..
Penulis: Jafaruddin | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Desa Lhok Pu’uk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (18/9/2024) mengungsi ke mushalla desa setempat.
Karena rumah mereka terkena abrasi yang semakin parah dalam beberapa hari terakhir ini.
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, abrasi yang terjadi di kawasan itu sudah berlangsung lama setiap tahunnya.
Namun, belum ada penyelesaian terhadap persoalan tersebut meskipun sudah pernah disampaikan ke pemerintah.
Karena itu warga berharap Pemerintah Aceh Utara dan Provinsi Aceh dapat mengatasi persoalan tersebut sehingga tak terjadi lagi.
Ekses kejadian tersebut warga mengalami kerugian materi.
Karena selain tak bisa beraktivitas, rumah warga di kawasan itu mulai rusak akibat abrasi pantai yang terus-menerus terjadi.
Saat ini ratusan KK korban abrasi saat ini masih bertahan di mushalla desa setempat.
Kepala Bagian Humas Pemkab Aceh Utara Muslem A Raly MM kepada Serambinews.com menyebutkan, akibat pasang purnama di Gamong Lhok Puuk, saat ini warga mulai mengungsi di Meunasah.
Jumlah warga yang mengungsi mencapai 787 jiwa dari 204 KK. Mereka adalah warga dari Dusun Barat dan Dusun Teungoh.
Berdasarkan catatan Serambinews.com, kejadian serupa juga pernah terjadi pada tahun 2019.
Saat itu puluhan rumah warga di kawasan Desa Lhok Pu’uk dan Desa Matang Puntong Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara sempat terendam setelah air laut masuk ke pemukiman warga pada Sabtu (20/7/2019) selama tiga jam dari pukul 12.00 sampai pukul 15.10 WIB.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tagana-Aceh-Utara-serahkan-bantuan-kepada-warga.jpg)