Selasa, 7 April 2026

Pidie

Disdikbud Pidie Adakan Lokakarya 7 Festival Panen Program Guru Penggerak Angkatan 10

Hari ini adalah hari yang penuh makna dan kebanggaan, menyaksikan hasil karya dan dedikasi para Guru Penggerak yang telah melalui perjalanan

Editor: Nur Nihayati
IST
Pj Bupati Pidie, Drs Samsul Azhar saat melihat hasil karya panen guru penggerak di Gedung PCC Pidie, Sabtu (26/10/2024). 

Hari ini adalah hari yang penuh makna dan kebanggaan, menyaksikan hasil karya dan dedikasi para Guru Penggerak yang telah melalui perjalanan pembelajaran


SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie menggelar lokakarya 7 festival panen program guru penggerak angkatan ke 10 di Gedung Pidie Convention Center (PCC) Sigli, Sabtu (26/10/2024).

Kegiatan ini dibuka Penjabat (Pj) Bupati Pidie, Drs Samsul Azhar. Turun dihadiri sejumlah Kepala SKPK di lingkungan Pemkab Pidie dan unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, ia mengatakan, sangat mengapresiasi peserta Program Pendidikan Guru Penggerak yang masih terus semangat.

Hari ini adalah hari yang penuh makna dan kebanggaan, menyaksikan hasil karya dan dedikasi para Guru Penggerak yang telah melalui perjalanan pembelajaran dan pemgembangan diri yang intensif. 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie menggelar lokakarya 7 festival panen program guru penggerak angkatan ke 10 di Gedung Pidie Convention Center (PCC) Sigli, Sabtu (26/10/2024) yang dibuka Pj Bupati setempat.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie menggelar lokakarya 7 festival panen program guru penggerak angkatan ke 10 di Gedung Pidie Convention Center (PCC) Sigli, Sabtu (26/10/2024) yang dibuka Pj Bupati setempat. (IST)

Dikatakan, Program Guru Penggerak tidak hanya membentuk guru-guru yang unggul, tetapi juga menciptakan pemimpin pendidikan yang mampu membawa perubahan nyata di sekolah dan lingkungan sekitar.     

"Alhamdulillah Bapak/ibu telah melewati tahapan-tahapan pembelajaran yang luar biasa dari Lokakarya 0 Orientasi sampai sekarang sudah memasuki Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar. Saya melihat antusias dan semangat yang luar biasa untuk menyelesaikan materi-materi Program Pendidikan Guru Penggerak," katanya.

Disebutkan, semangat belajar yang luar biasa dan pantang menyerah dimiliki satu tujuan besar dan mulia agar dapat meningkatkan kompetensi pribadi dalam meningkat mutu Pendidikan di Kabupaten Pidie.

"Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem Pendidikan," sebutnya.

Maka itu, dengan adanya pogram ini, dapat menaruh meningkatkan mutu pendidikan.

"Harapan besar kepada bapak/ibu peserta Program Pendidikan Guru Penggerak agar yang telah di latih dan melatih diri dalam beberapa bulan yang telah berjalan, untuk dapat mengimplementasikan ilmu yang di berikan dan berbagi dengan bapak/ibu guru kita yang belum berkesempatan mengikuti diklat Program Pendidikan Guru Penggerak.

Kami berharap agar para Guru Penggerak dapat menginspirasi guru-guru di sekitar sekolah sehingga nantinya mereka juga dapat menularkan ilmu praktik baik kepada guru dan orang tua siswa sehingga nantinya mereka dapat menjadi guru di rumah masing-masing," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie, Yusmadi MPd mengatakan, kegiatan panen karya adalah wadah bagi calon guru penggerak (CGP) untuk menampilkan hasil inovasi pembelajaran yang telah dikembangkan selama mengikuti program pendidikan guru penggerak (PPGP).

"Karya yang dihasilkan adalah bentuk nyata dari semangat Merdeka Belajar, yang tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga mendorong terciptanya pembelajaran yang inklusif, insporatif dan berorientasi pada pengembangan karakter siswa," katanya.

Yusmadi mengatakan, pembelajaran ini dilakukan secara daring dan luring. "Mereka melakukan akses modul pembelajaran secara online melalui platform Merdeka Mengajar (PMM) yang meliputi materi kepemimpinan, pengembangan diri, pembelajaran berdiferensiasi dan pemecahan masalah di lingkungan sekolah," katanya.

Sedangkan secara luring, sebutnya, kegiatan berupa lokakarya dilaksakan di SMPN Unggul Sigli dan praktek lapangan di sekolah dan CGP mengimplemtasikan hasil pembelajaran tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved