Berita Aceh Timur
96 Imigran Rohingya Mendarat di Aceh Timur, Kapal Pengangkut Kabur Tak Berjejak
Pantauan Serambi, keenam imigran Rohingya yang sudah meninggal jenazahnya diangkut dengan dua ambulans untuk dibawa ke masjid Gampong Asan untuk diman
SERAMBINEWS.COM, IDI - Sebanyak 96 imigran Rohingya mendarat di pantai Gampong Meunasah Hasan, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (31/10/2024) sekitar pukul 04.00. Namun, kapal yang mengangkut mereka hilang tak berjejak. Para imigran dalam kondisi sangat lelah. Sebanyak 6 orang di antaranya ditemukan sudah meninggal dunia.
Camat Kecamatan Madat Iswandi menerangkan, 96 Imigran itu mendarat pada pukul 04.00 WIB. Tidak ada kapal atau boat yang ditemukan warga saat mereka menuju ke daratan. "Kemudian mereka mengatakan bahwa ada enam orang yang tenggelam di laut, kemudian pihak BPBD dan kepolisian melakukan pencarian, awalnya yang ditemukan dua orang dan kemudian menemukan empat orang lainnya," tuturnya. Kemungkinan kapal pengangkut itu kabur untuk menghindari aparat penegak hukum.
Ia menerangkan bahwa dari 96 orang itu , 6 orang meninggal dunia di laut. Sebanyak 7 orang merupakan anak-anak, 37 laki-laki, dan 46 perempuan. Setelah dikumpulkan, dilakukan pengecekan kesehatan dan pendataan identitas untuk didata lebih lanjut.
Pantauan Serambi, keenam imigran Rohingya yang sudah meninggal jenazahnya diangkut dengan dua ambulans untuk dibawa ke masjid Gampong Asan untuk dimandikan. Masyarakat Gampong Meunasah Asan antusias membantu menyiapkan kain kafan dan memandikan jenazah imigran tersebut.
Keuchik Gampong Meunasah Asan Bakhtiar menjelaskan bahwa setelah dishalatkan kedua jenazah itu akan dimakamkan di pemakanan umum.
Ari Nainggolan, perwakilan UNHCR wilayah Aceh menerangkan bahwa ke-90 imigran Rohingya tersebut akan dipindahkan ke tempat penampungan sementara di Seuneubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur. Mereka disatukan dengan imigran Rohingya yang mendarat di Kuala Parek, beberapa bulan silam.
"Dari pemerintah daerah katanya mereka dipindahkan ke Seuneubok Rawang, karena di situ sudah ada tempat penampungan dan ada imigran Rohingya sebelumnya," tutur Ari. Namun saat ditanya tentang identitas dan asal-usul imigran itu, Ari menerangkan pihaknya belum mendapatkan data keseluruhan.(f)
| Perkuat Tata Kelola dan Ekonomi Aceh, Bupati Al-Farlaky Hadiri RUPS Bank Aceh Syariah |
|
|---|
| Warga Pucok Alue Barat Terobos Pendopo Laporkan Karut-Marut Jadup |
|
|---|
| Polres Aceh Timur Salurkan 14 Ton Bibit Jagung untuk Petani Korban Banjir |
|
|---|
| Lifting Perdana 2026, 45 Ribu Barel Kondensat Blok A Dikirim via Terminal Pangkalan Susu |
|
|---|
| Bantah Rampas Lahan Warga, PT Bumi Flora Tegaskan Legalitas HGU dan Rekam Jejak Kompensasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jenazah-Rohingya-yang-meninggal-usai-dimandikan-dan-akan-dimakamkan.jpg)