Sabtu, 11 April 2026

Video

VIDEO Kebijakan Nuklir Iran Terus Diminta Untuk Diperbaharui Demi Hadapi Israel

seruan dari dalam Iran untuk memperbarui doktrin tersebut semakin meningkat karena Israel terus meningkatkan perangnya

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Kepala Dewan Strategis Kebijakan Luar Negeri Republik Islam Iran dan penasihat pemimpin Iran Ali Khamenei, Kamal Kharrazi, menyatakan dalam sebuah  wawancara dengan Al Mayadeen Lebanon bahwa Iran dapat mengubah doktrin nuklirnya jika negaranya menghadapi ancaman eksistensial.

Iran memiliki kemampuan teknis yang diperlukan untuk memproduksi senjata nuklir namun hingga saat ini fatwa pemimpin revolusi dan Republik Islam, Sayyed Ali Khamenei, adalah satu-satunya hal yang mencegahnya pembuatan senjata nuklir

Khamenei mengeluarkan fatwa pada tahun 1990-an yang menyatakan bahwa pengembangan dan penggunaan senjata nuklir adalah 'tidak Islami.' Akibatnya, program nuklir Iran sejauh ini tetap untuk penggunaan sipil.

Baca juga: Iran Tegaskan Siap Perang Lawan Israel, Ancam Gunakan Senjata Nuklir

Namun, seruan dari dalam Iran untuk memperbarui doktrin tersebut semakin meningkat karena Israel terus meningkatkan perangnya dengan Iran, Lebanon, dan Gaza.

Iran dan Israel telah saling serang dengan rudal dan pesawat tak berawak dalam beberapa bulan terakhir.

Israel baru-baru ini meluncurkan serangan rudal dan pesawat tak berawak terhadap Iran pada tanggal 26 Oktober 2024, dan sedang menunggu tanggapan Iran berikutnya.

Wakil Panglima Garda Revolusi Iran, Ali Fadavi mengemukakan pihaknya kemungkinan akan memproduksi rudal jarak jauh berkekuatan nuklir, yang hingga kini telah diperingatkan oleh negara-negara Eropa.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Dapat Mengubah Doktrin Nuklirnya jika Negara itu Menghadapi Ancaman Eksistensial, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved