Minggu, 19 April 2026

Lifestyle

Indonesia Jadi Negara dengan Kepemilikan Kucing Terbanyak Se-Asia

 Laporan dari Rakuten Insight pada tahun 2021 menunjukkan bahwa kepemilikan kucing peliharaan sangat populer di kawasan Asia Pasifik

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Ansari Hasyim
Tiktok @mrwillisthecat
kepemilikan kucing peliharaan sangat populer di kawasan Asia 

SERAMBINEWS.COM - Laporan dari Rakuten Insight pada tahun 2021 menunjukkan bahwa kepemilikan kucing peliharaan sangat populer di kawasan Asia Pasifik, dengan beberapa negara di Asia Tenggara mendominasi tingkat kepemilikan kucing.

Survei yang melibatkan 97.000 peserta ini mengungkapkan bahwa Asia Tenggara memiliki tingkat kepemilikan kucing yang lebih tinggi dibandingkan dengan Asia Timur.

Dilansir dari kantor berita Seasia, di Indonesia sebanyak 47 persen rumah memiliki setidaknya satu kucing, menjadikan Indonesia dengan tingkat kepemilikan kucing tertinggi di kawasan ini.

Filipina berada di posisi kedua dengan 43 persen rumah yang memiliki kucing, diikuti oleh Thailand dengan 42 persen . Angka-angka ini menunjukkan bahwa hewan peliharaan, khususnya kucing, sangat diterima dalam budaya masyarakat Asia Tenggara.

Negara lain di Asia Tenggara, seperti Vietnam dan Malaysia, juga menunjukkan angka yang signifikan, dengan masing-masing 35?n 34 % rumah tangga yang memiliki kucing.

Hal ini mencerminkan tren yang lebih luas di kawasan ini, di mana urbanisasi dan perubahan gaya hidup berkontribusi pada peningkatan kepemilikan hewan peliharaan.

Namun, di Asia Timur, tingkat kepemilikan kucing cenderung lebih rendah. Di China, hanya 22 % rumah tangga yang memiliki kucing, sementara di Jepang angkanya jauh lebih rendah, hanya 11 % . Korea Selatan mencatatkan tingkat kepemilikan kucing terendah di antara negara-negara yang disurvei, dengan hanya 9 % rumah tangga yang memiliki kucing.

Perbedaan ini kemungkinan disebabkan oleh faktor seperti keterbatasan ruang di kota-kota padat penduduk, kebijakan perumahan yang lebih ketat, dan perbedaan budaya dalam cara pandang terhadap hewan peliharaan.

Secara keseluruhan, survei ini tidak hanya menunjukkan perbedaan tingkat kepemilikan kucing antar negara, tetapi juga memberikan gambaran tentang sikap budaya dan gaya hidup yang berbeda di setiap kawasan.

Tingkat kepemilikan kucing yang tinggi di Asia Tenggara menunjukkan bahwa masyarakat di kawasan ini semakin menerima hewan peliharaan sebagai bagian dari kehidupan keluarga, sementara di Asia Timur, kepemilikan hewan peliharaan masih lebih terbatas.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved