Kamis, 23 April 2026

Berita Banda Aceh

DP2KP Kota Banda Aceh Gelar Edukasi Budidaya Tanaman Hias

Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) mengadakan....

Editor: IKL
For Serambinews
Kadis Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DP2KP) M Nurdin, Ketua Komisi 4 DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, Pemateri Dedin Mauludin, Febri Sugianto dan Kabid DP2KP Mardansyah, berfoto bersama peserta. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) mengadakan sosialisasi dan edukasi budidaya tanaman hias. 

Kegiatan yang berlangsung dua hari, 9-10 November 2024, di Paopia Garden Cafe & Resto Pango, Banda Aceh, itu diikuti 41 peserta dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Gampong dan penyuluh dalam Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh. 

Acara yang dibuka Kepala DP2KP Kota Banda Aceh, M Nurdin SSos MSi, dihadiri Ketua Komisi 4 DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar ST yang juga Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kota Banda Aceh.

Materi tentang budidaya, merawat dan menangani tanaman hias serta pemanfaatan lahan yang ada disampaikan tiga narasumber, yaitu Febri Sugianto SPd dari Universitas Juanda Bogor seorang trainer dan kolektor bonsai, serta pengusaha dan ahli herbal khususnya Thibbun Nabawi.

Narasumber kedua yaitu Dedin Mauludin, seorang petani asal Garut, Jawa Barat, khususnya bidang paprika dan bonsai.

edangkan narasumber ketiga adalah Kepala DP2KP Kota Banda Aceh, M Nurdin SSos MSi, yang memaparkan tentang urban farming yang bertujuan untuk pemanfaatan lahan, peningkatan ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan, dengan strategi pemanfaatan lahan yang terbatas seperti atap bangunan/rooftop, halaman rumah dan pekarangan umum.

Nurdin juga memaparkan tentang pemanfaatan teknologi pertanian modern seperti penerpan hidroponik, aquaponik, plybag dan vertikultul.

Ia juga menjelaskan bagaimana pemberdayaan masyarakat dengan mengadakan pelatihan komunitas, kelompok tani wanita, poktan dan bantuan modal usaha, juga memanfaatkan kolaborasi atau kerjasama dengan lembaga pendidikan, sektor swasta dan komunitas lokal.

Dalam kegiatan itu peserta langsung melakukan praktik cara budidaya dan penanganan tanaman hias, terutama tanaman bonsai dipandu narasumber. 

Tujuan kegiatan ini agar Kelompok Wanita Tani (KWT) dan penyuluh mempunyai bekal kemampuan dalam menangani dan membudidayakan tanaman hias, khususnya bonsai, yang bukan saja hanya menjadi penghias di halaman rumah tapi juga bisa memberikan nilai/value lebih dan juga akan berdampak positif sebagai kontribusi masyarakat dalam peningkatkan kualitas lingkungan khususnya di Kota Banda Aceh menuju Kota Hijau dan Mandiri Pangan.(*)

Baca juga: Target PAD 2025 Rp 403 Miliar, DPRK Banda Aceh Wanti-wanti Pemko Soal Utang 

Baca juga: Jangan Tunggu Jadi Metropolitan, Banda Aceh Harus Mulai Membangun Transportasi Umum

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved