Pilkada Abdya 2024
Koordinator APD Indonesia Abdya Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2024
"Pilkada adalah momen pemilihan pemimpin, tentunya selaku masyarakat kita berharap nantinya akan lahir pemimpin yang lebih baik...
Penulis: Taufik Zass | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Taufik Zass | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Koordinator Akademi Pendidikan Demokrasi (APD) Indonesia Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rismanidar S.Pd.I., MA mengajak seluruh masyarakat Aceh Barat Daya (Abdya) agar benar - benar menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar serentak pada tanggal 27 November 2024 nanti.
"Pilkada adalah momen pemilihan pemimpin, tentunya selaku masyarakat kita berharap nantinya akan lahir pemimpin yang lebih baik. Harapan ini tidak akan terwujud tanpa adanya partisipasi dari masyarakat, salah satunya yaitu dengan menggunakan hak suaranya," kata mantan Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Abdya ini kepada Serambi, Selasa (12/11/2024) malam.
Bagaimana pun, lanjut Rismanidar, satu suara memiliki kekuatan untuk membentuk masa depan daerah kita. Oleh karena itu, ia mengajak warga Abdya untuk dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada serentak yang akan berlangsung pada tanggal 27 November 2024 nanti.
Perempuan pegiat Pemilu ini membeberkan kerugian saat ada warga yang sudah berhak memilih tapi tidak menggunakan hak pilihnya. Di mana, lanjutnya, satu suara sangat menentukan arah Abdya lima tahun kedepan.
Karena Negara telah memberikan kesempatan kepada warganya untuk memilih pemimpin, lanjut Rismanidar, ketika tidak dimanfaatkan kesempatan tersebut maka menurutnya masyarakat itu sendiri yang akan rugi.
"Setidaknya kita telah membiarkan pemimpin dipilih berdasarkan pragmatisme politik, karena politik uang misalnya," terangnya.
Selain itu, Risma (panggilan akrabnya -red), juga menegaskan tidak menggunakan hak suara juga dapat menimbulkan potensi kecurangan dalam proses Pilkada.
"Saat kita tidak menggunakan hak suara kita, maka tersisa lah satu surat suara yang tidak terpakai. Surat suara yang tidak digunakan ini membuka potensi manipulasi suara oleh oknum yang mungkin melakukan kecurangan," tegasnya.
Oleh karena itu, tambah ibu dari empat orang anak ini, penting untuk menentukan pilihan dan menggunakan hak pilih dengan datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara).
"Jadi, mari sama-sama menjadi bagian dari proses demokrasi, dengan kita datang ke TPS pada tanggal 27 November nanti. Jangan biarkan hak pilih kita terbuang percuma," tambahnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.