Video
VIDEO Iran Siap untuk Operasi Janji Sejati III, Akan Datang pada Waktu dan Cara yang Tepat
Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, menegaskan kembali bahwa negaranya tidak akan mengabaikan haknya untuk membalas tindakan agresi Israel
SERAMBINEWS.COM -Abbas Araghchi, selaku Menteri Luar Negeri Iran, menegaskan kembali bahwa negaranya tidak akan mengabaikan haknya untuk membalas tindakan agresi terbaru rezim Israel.
Ia menekankan bahwa Iran akan memutuskan kapan akan melakukan operasi pembalasan, PressTV melaporkan.
Araghchi menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Selasa (19/11/2024) saat berpidato di hadapan konferensi para komandan dan personel Markas Komando Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di ibu kota Teheran.
Ketika ditanya oleh para komandan IRGC tentang waktu pelaksanaan Operasi Janji Sejati III sebagai tanggapan atas serangan udara Israel terhadap beberapa fasilitas militer Iran akhir bulan lalu, Araghchi menyatakan bahwa Kementerian Luar Negeri telah mengklarifikasi bahwa serangan tersebut merupakan tindakan agresi baru.
Diplomat senior Iran itu menegaskan bahwa serangan udara Israel akan ditanggapi dengan respons dari Iran.
Araghchi mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri tidak akan pernah mengambil keputusan yang terburu-buru.
Araghchi juga menekankan perlunya menunjukkan kekuatan dan kesiapan untuk berperang serta bertahan jika ingin menghindari konfrontasi militer.
Sebagai Informasi Pada tanggal 13 April 2024, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), cabang Angkatan Bersenjata Iran, bekerja sama dengan Perlawanan Islam di Irak, kelompok militan Lebanon Hizbullah, dan Ansar Allah (Houthi), melancarkan serangan balasan terhadap Israel dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dengan rudal jelajah dan rudal balistik, lapor The Washington Post.
Serangan itu diberi nama sandi oleh Iran sebagai Operasi Janji Sejati.
Iran mengatakan operasi tersebut adalah pembalasan atas pemboman Israel terhadap kedutaan besar Iran di Damaskus pada tanggal 1 April 2024, yang menewaskan dua jenderal Iran.
Serangan ini dianggap sebagai bagian dari dampak perang Israel-Hamas dan menandai serangan langsung pertama Iran terhadap Israel sejak dimulainya konflik proksi antara kedua negara.
Pada tanggal 1 Oktober 2024, Iran meluncurkan sekitar 200 rudal balistik ke target Israel dalam setidaknya dua gelombang.
Mengutip Tehran Times, nama sandi untuk serangan itu adalah Operasi True Promise II.
Serangan itu merupakan serangan langsung kedua oleh Iran terhadap Israel, setelah serangan pertama pada April 2024.
Mengutip DW, Iran mengklaim serangan tersebut adalah tindakan "membela diri" sebagai balasan atas pembunuhan oleh Israel terhadap pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, dan jenderal IRGC Abbas Nilforoushan.(*)
VO: Siti Masyithah
EV: Muhammad Aziz
Serambinews
youtube serambinews
IDF Belum Siap Hadapi Iran
Iran Siap Perang Lawan Israel
Iran Siap Perang
konflik Iran Vs Israel
Perang iran vs israel
Operasi Janji Sejati
Abbas Araghchi
Iran
Israel
| VIDEO - Detik-detik Khatib Jumat di Masjid Alfalah Sigli Meninggal Dunia |
|
|---|
| VIDEO - Iran Ingin Lenyapkan Kekuatan AS di Teluk Persia, Peringatkan Trump soal Babak Baru Perang |
|
|---|
| VIDEO - ABA Silaturahmi ke Serambi, Suarakan Perjuangan Buruh pada Mayday 2026 |
|
|---|
| VIDEO - Misteri Kapal Perang AS Mendadak Terbakar di Indo-Pasifik |
|
|---|
| VIDEO - Presiden Prabowo Target Bangun 1 Juta Rumah Buruh, Ojol Dijanjikan Bagi Hasil 92 Persen |
|
|---|