Video
VIDEO - Patkor Malindo Selamatkan 4 Nelayan Indonesia Alami Kecelakaan Laut di Perairan Malaysia
Tabrakan tersebut menyebabkan kapal nelayan pecah dan tenggelam, memaksa enam awaknya melompat ke laut.
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: m anshar
Laporan Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Empat nelayan asal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, berhasil diselamatkan setelah kapal mereka mengalami kecelakaan di perairan Pulau Jarak, Malaysia.
Operasi penyelamatan melibatkan kerjasama erat antara TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) melibatkan KRI Torani 860 dan KD Mahamiru - 11 yang tergabung dalam misi gabungan Patroli Koordinasi (Patkor) Malindo 166/24.
Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada I, Laksamana Pertama TNI Anung Sutanto, kepada Serambinews.com di Mako Guskamla Sabang, mengatakan Insiden bermula saat kapal nelayan Indonesia bertabrakan dengan kapal tanker asing yang identitasnya belum diketahui.
Tabrakan tersebut menyebabkan kapal nelayan pecah dan tenggelam, memaksa enam awaknya melompat ke laut.
Setelah bertahan selama empat hari dengan bantuan pelampung, empat di antaranya berhasil mencapai Pulau Jarak dalam kondisi terluka dan mengalami dehidrasi.
Dua lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.
Tim TLDM yang pertama kali menemukan para nelayan segera mengamankan mereka di Pos TLDM Pulau Jarak. Mendapat laporan ini, Guskamla Koarmada I melalui Dansatgas Patkor Malindo 2024 segera memerintahkan pengerahan KRI Torani-860 untuk bergabung dengan KD Mahamiru-11 guna mengevakuasi para korban.
Evakuasi ini merupakan salah satu bukti nyata dari keberhasilan diplomasi militer kedua negara.
Misi ini selaras dengan arahan Pangkoarmada I, Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi, dan Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya TNI AL untuk selalu responsif terhadap kondisi darurat yang melibatkan masyarakat di laut.
Operasi Patkor Malindo sendiri merupakan program rutin TNI AL dan TLDM dalam menjaga stabilitas perairan Selat Malaka.
Keempat nelayan kini telah mendapatkan penanganan medis untuk memulihkan kondisi fisik dan mental mereka. Sementara itu, pencarian terhadap dua korban yang hilang masih terus dilakukan oleh unsur gabungan. (*)
Narator: Syita
Video Editor: M Anshar
| VIDEO - Detik-detik Khatib Jumat di Masjid Alfalah Sigli Meninggal Dunia |
|
|---|
| VIDEO - Iran Ingin Lenyapkan Kekuatan AS di Teluk Persia, Peringatkan Trump soal Babak Baru Perang |
|
|---|
| VIDEO - ABA Silaturahmi ke Serambi, Suarakan Perjuangan Buruh pada Mayday 2026 |
|
|---|
| VIDEO - Misteri Kapal Perang AS Mendadak Terbakar di Indo-Pasifik |
|
|---|
| VIDEO - Presiden Prabowo Target Bangun 1 Juta Rumah Buruh, Ojol Dijanjikan Bagi Hasil 92 Persen |
|
|---|