Berita Aceh Tengah
DPRA Dorong Penguatan Pendidikan Dayah
"Kita berharap ke depan adanya koordinasi antara Disdik Dayah Provinsi dan kabupaten terkait berbagai program yang disalurkan." ILMIZA SA’ADUDDIN DJAM
"Kita berharap ke depan adanya koordinasi antara Disdik Dayah Provinsi dan kabupaten terkait berbagai program yang disalurkan." ILMIZA SA’ADUDDIN DJAMAL, Ketua Komisi VII DPRA
SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Pimpinan bersama anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tengah, Jumat (6/12/2024).
Kunjungan itu dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam mendukung sektor pendidikan dayah yang berlandaskan keistimewaan dan kekhususan Aceh, sebagaimana diatur dalam UU No. 11 Tahun 2006.
“Ini adalah langkah awal untuk mendorong percepatan pembangunan yang berbasis pada nilai-nilai keIslaman, identitas dan budaya Aceh,” kata Ketua Komisi VII DPRA, Ilmiza Sa’aduddin Djamal, Minggu (8/12/2024).
Ia menegaskan, Komisi VII sebagai komisi baru yang memiliki tanggung jawab besar untuk mendorong penguatan nilai-nilai agama, adat istiadat, dan pendidikan dayah di Aceh. “Kami ingin memastikan bahwa sektor pendidikan dayah di Aceh Tengah dapat terus berkembang sesuai dengan prinsip keistimewaan dan kekhususan Aceh,” ujarnya.
Ilmiza menuturkan, dalam kunker itu pihaknya mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dunia Pendidikan Dayah di Aceh Tengah, termasuk standarisasi dayah, kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan, penyediaan tenaga pendidik yang kompeten, serta program-program berbasis kearifan lokal.
Untuk itu, ia meminta agar Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tengah dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Aceh dalam hal ini Disdik Dayah Provinsi dan DPR Aceh dalam mengembangkan pendidikan dayah, khususnya dalam menjaga nilai-nilai tertinggi dari ajaran agama Islam adalah aqidah, syariah, dan akhlak.
“Kami akan memastikan seluruh masukan dari daerah dapat menjadi bagian dari kebijakan strategis pemerintah Aceh. Pendidikan Dayah adalah fondasi utama untuk membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memahami nilai-nilai keislaman serta keacehan untuk menjadi generasi emas berbasis aqidah, syariah, dan akhlak,” tuturnya.
Lebih lanjut, kata Ilmiza, Komisi VII DPRA juga menerima masukan dari Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tengah, di mana bantuan-bantuan yang diberikan kepada dayah tertentu yang ada di kabupaten tersebut masih kurang dan tidak ada koordinasi, sehingga bantuan yang diberikan provinsi bisa tumpang tindih dengan bantuan dari kabupaten.
"Kita berharap ke depan adanya koordinasi antara Disdik Dayah Provinsi dan kabupaten terkait berbagai program yang disalurkan," katanya.
Dalam kesempatan itu, Komisi VII DPRA menyempatkan mengunjungi Dayah Darul Mukhlisin, di Kampung Kebet, Kecamatan kebayakan yang merupakan dayah tipe A+.
Kunjungan kerja itu dihadiri Perwakilan Dinas Pendidikan Dayah Provinsi Aceh, Sekretaris Komisi VII Yahdi Hasan, Sarjani (Imum Jon), Tgk Nurdin M Judon (Abi Nas), Zamzami, Sutarmi, Ansari Muhammad, Muhammad Wali, Sofyan Puteh, dan Usman IA.(r)
| Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca |
|
|---|
| Bupati Lepas Ekspor Kopi Gayo Sebanyak 19 Ton ke Inggris |
|
|---|
| HRD Buka Muscab PKB Aceh Tengah, Ajak Kader Turun ke Masyarakat, "Politik Kehadiran" |
|
|---|
| Banjir Bandang Terjang Aceh Tengah, Jembatan Ambruk dan Jalan Putus |
|
|---|
| Gayo Lues dan Aceh Tengah Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/DPRA-Dorong-Penguatan-Pendidikan-Dayah.jpg)