Minggu, 12 April 2026

Berita Lhokseumawe

Waspada Penipuan! Iklan Pengobatan Tradisional Ida Dayak di Lhokseumawe Hoaks

“Pihak Rektorat Unimal telah mengonfirmasi bahwa mereka tidak pernah memberikan izin, terkait aktivitas pengobatan tradisional Ida Dayak di area...

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
For serambinews.com
Beberapa hari terakhir beredar informasi melalui media sosial kalau pengobatan tradisional Ida Dayak yang akan berlangsung di GOR ACC Cunda milik Universitas Malikussaleh (Unimal).     

“Pihak Rektorat Unimal telah mengonfirmasi bahwa mereka tidak pernah memberikan izin, terkait aktivitas pengobatan tradisional Ida Dayak di area GOR tersebut,” jelas Salman.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Beberapa hari terakhir beredar informasi melalui media sosial, kalau pengobatan tradisional Ida Dayak akan berlangsung di GOR ACC Cunda milik Universitas Malikussaleh (Unimal).

Namun, pihak kepolisian memastikan kalau informasi tersebut adalah hoaks. 

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, melalui Kasi Humas Salman Alfarasi SH MM, melalui rilisnya, mengklarifikasi bahwa informasi mengenai pengobatan tradisional Ida Dayak yang akan berlangsung di GOR ACC Cunda milik Unimal adalah tidak benar alias hoaks. 

Hal ini disampaikan, setelah pihaknya berkoordinasi dengan rektorat Unimal.

“Pihak Rektorat Unimal telah mengonfirmasi bahwa mereka tidak pernah memberikan izin, terkait aktivitas pengobatan tradisional Ida Dayak di area GOR tersebut,” jelas Salman.

Salman juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar di media sosial.

Baca juga: Awal Mula Penipuan Berlian Terseret Reza Artamevia Terungkap, Ini Alasan Dilaporkan Polisi

"Pastikan setiap informasi yang diterima diverifikasi terlebih dahulu, agar tidak menjadi korban penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," lanjutnya.

Polres Lhokseumawe mengajak masyarakat untuk tetap bijak bermedia sosial dan melaporkan hal-hal mencurigakan agar dapat segera ditindaklanjuti.

Klarifikasi ini diharapkan dapat mencegah lebih banyak korban yang terjerumus dalam penipuan serupa.(*)

Baca juga: Praktisi Hukum Soroti Kasus Dugaan Penipuan Berlian Reza Artamevia, Ini Katanya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved