Minggu, 10 Mei 2026

Berita Aceh Singkil

Harga Kelapa di Aceh Singkil Melambung, Tembus Rp 10 Ribu Per Butir 

"Kelapa naik, sudah sepuluh ribu. Tadinya lima ribu malah yang kecil tiga ribu," kata Wati ibu rumah tangga

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Kelapa sebagai bahan membuat santan harganya tembus Rp 10 ribu per butir di Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (17/12/2024).     

 

Laporan: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Harga kelapa di pedagang eceran di Kabupaten Aceh Singkil, mengalami kenaikan. 

Per butir naik 100 persen dari sebelumnya Rp 5 ribu menjadi Rp 10 ribu. 

Harga tersebut belum ditambah biaya kukur atau parut kelapa.  

Menurut informasi harga kelapa mengalami kenaikan sejak sebulan terakhir secara bertahap. 

"Kelapa naik, sudah sepuluh ribu. Tadinya lima ribu malah yang kecil tiga ribu," kata Wati ibu rumah tangga di Singkil, Selasa (17/12/2024). 

Naiknya harga kelapa tentu cukup membebani ibu rumah tangga. 

Maklum kelapa sebagai bahan baku santan merupakan bumbu masakan paling digemari warga Aceh Singkil

Diketahui gulai ikan menjadi menu masakan yang sehari-hari disajikan ibu rumah tangga. Sudah tentu gulai bumbu utamanya adalah santan. 

Jika kelapa mahal, maka penggemar gulai ikan harus menambah biaya pengeluarannya. 

Sementara itu menurut informasi dari pedagang, harga kelapa mahal sebab terjadi kekurangan pasokan. 

Sebelumnya pasokan kebutuhan kelapa mengandalkan dari wilayah Kepulauan Banyak. 

Saat masih dipasok dari Kepulauan Banyak, persediaan kelapa melimpah. 

Belakangan kelapa dari Kepulauan Banyak, dikirim ke Medan, Sumatera Utara. Lantaran dapat dijual dalam jumlah banyak, dengan harga menggiurkan. 

Kondisi itu menyebabkan kebutuhan kelapa untuk konsumsi lokal mengandalkan dari pohon yang ada di daratan Aceh Singkil

Sayangnya jumlah pohon kelapa di daratan Aceh Singkil, terus mengalami pengurangan sebab tergeser oleh ekspansi kelapa sawit.

Sehingga persediaan kelapa menjadi sedikit dan berimbas pada kenaikan harga.

Penyebab lain persediaan kelapa untuk jadi bahan baku santan berkurang, karena pemilik pohon lebih memilih menjual ketika kelapa masih muda. 

Mengingat kelapa muda permintaanya cukup tinggi. Selain itu harga kelapa muda jauh lebih mahal. 

Per butir kelapa muda Rp 15 ribu hingga 20 ribu. Sementara kelapa tua paling mahal Rp 10 ribu.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved