Selasa, 9 Juni 2026

Luar Negeri

Dampak Gempa M 7,3 Guncang Vanuatu: 14 Orang Tewas, Banyak Bangunan Hancur

Untuk sementara korban tewas akibat gempa itu sebanyak 14 orang dan setidaknya 200 orang dirawat di rumah sakit.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Vanuatu Police via FB
Tim penyelamat berusaha menyelamatkan korban gempa M 7,4 di Vanuatu yang terjebak dalam reruntuhan bangunan. 

Sekitar 80 orang termasuk polisi, petugas medis, penyelamat profesional, dan relawan menggunakan ekskavator, jackhammer (mesin bobok beton), penggiling, dan gergaji beton untuk melakukan evakuasi.

Ketika tim penyelamat terdiam, mereka bisa mendengar suara tiga orang memberi isyarat masih hidup.

"Ada berton-ton puing di atasnya. Dan dua balok beton yang cukup besar roboh," katanya. "Jelas mereka beruntung berada di tempat yang agak kosong."

Kepala Palang Merah Pasifik Katie Greenwood menulis di platform media sosial X, Pemerintah Vanuatu mengonfirmasi 14 kematian dan 200 korban luka-luka dirawat di rumah sakit utama ibu kota.

Dampak gempa Vanuatu

Guncangan gempa  merobohkan bangunan-bangunan besar, memecahkan dinding dan jendela, meruntuhkan jembatan, dan memicu tanah longsor di negara dataran rendah berpenduduk 320.000 orang itu.

Serangkaian gempa susulan juga terjadi di negara yang terletak di Cincin Api Pasifik rawan gempa tersebut.

Dampak gempa Vanuatu lainnya adalah lumpuhnya sebagian besar jaringan telekomunikasi.

Maskapai pun menangguhkan penerbangan dengan alasan kerusakan landasan pacu. Tanah longsor terjadi di dekat terminal pengiriman internasional utama.

Lantai dasar gedung kedutaan besar yang dihuni perwakilan Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Australia, dan Selandia Baru ambles, kini rata dengan tanah.

Adapun staf AS, Perancis, dan Australia yang berada di dalam gedung selamat, kata ketiga negara itu.

Gempa Vanuatu turut menghancurkan empat bangunan besar di Port Vila, memicu tanah longsor yang menimpa satu unit bus, dan menghancurkan sedikitnya dua jembatan, kata Thompson.

Baca juga: Gempa Berkekuatan 4,6 SR Kejutkan Warga Pidie

 

Keadaan darurat

Perdana Menteri sementara Vanuatu, Charlot Salwai mengatakan komite bencana nasional telah mengumumkan keadaan darurat dan memberlakukan jam malam selama tujuh hari di wilayah yang paling terdampak.

Bantuan internasional telah diminta.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved