Berita Bireuen
Warga Bireuen Beramai-ramai Hadiri Deklarasi ODF dan Parade Buku KIA di Cot Gapu
Deklarasi ODF merupakan salah satu strategi intervensi sensitif dalam penurunan stunting, dan juga merupakan salah satu indikator output STBM.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Seribu lebih warga Bireuen dari berbagai kalangan seperti pegawai puskesmas, Dinkes Bireuen, kader Posyandu, perangkat desa, dan berbagai unsur lainnya, Minggu (22/12/2024), menghadiri deklarasi Open Defecation Free (ODF) dan Parade Buku Kesehatan Ibu Anak (KIA).
Pertemuan yang berlangsung di Gedung Hj Fauziah Convention Hall Cot Gapu, Bireuen itu diawali senam bersama di halaman depan gedung tersebut.
Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, SH, MM membacakan deklarasi dalam kegiatan itu, diikuti Pj Bupati Bireuen, dan berbagai unsur lainnya dengan memukul rapa-i.
Kadis Kesehatan (Kadinkes) Bireuen, dr Irwan dalam laporannya mengatakan,
pertemuan dihadiri 1.200 orang lebih peserta dari jajaran kesehatan, perangkat desa, dan unsur lainnya.
Hadir juga Sekdakab Bireuen, para asisten, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, ketua TP PKK, ketua DWP, ketua GOW, para camat, jajaran puskesmas, para keuchik, dan pedagang kantin sekolah sehat, serta kader kesehatan.
Kegiatan Deklarasi ODF merupakan salah satu strategi intervensi sensitif dalam penurunan stunting, dan juga merupakan salah satu indikator output Sanitasi Berbasis Total Masyarakat (STBM).
Parade Buku Kesehatan Ibu Anak (KIA) merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran individu, keluarga, dan masyarakat tentang pentingnya buku KIA.
Buku KIA digunakan sebagai Surveilans Kesehatan Ibu dan Anak, sebagai salah satu langkah intervensi spesifik dalam penurunan stunting dan penurunan AKI AKB.
Pj Bupati Bireuen, Jalaluddin, SH, MM mengatakan, Pemkab Bireuen terus berupaya untuk percepatan pencapaian Gampong Bebas Buang Air Besar Sembarangan/ODF (Open Defecation Free) dan peningkatan pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Kegiatan itu, urainya, merupakan salah satu strategi upaya percepatan penurunan stunting sebagai bentuk intervensi spesifik dan sensitif.
Untuk diketahui, pada tahun 2023, Kabupaten Bireuen mengalami kenaikan prevalensi stunting yaitu dari 23,4 persen pada tahun 2022, menjadi 32,9 persen pada tahun 2023 (survei SKI, tahun 2023).
Target Kabupaten Bireuen yang harus dicapai pada tahun 2024 adalah 27,5 persen, dan pada tahun 2025, harus turun menjadi 23,1 persen.
Sedangkan target nasional pada tahun 2025 adalah 18,8 persen.
Dengan pelaksanaan Deklarasi ODF dan Parade Buku KIA diharapkan dapat mencapai 100 persen ODF, serta menurunkan AKI AKB, dan prevalensi stunting.(*)
| KDMP Kelola Kampung Nelayan |
|
|---|
| Bupati Bireuen Hadiri Konferensi Ke-IV Forum KKA di Banda Aceh |
|
|---|
| 4.759 KK Korban Banjir Bireuen Segera Terima Bantuan Dana Stimulan Ekonomi Rp8 Juta Per KK |
|
|---|
| Rehabilitasi Tambak Rusak Akibat Dihantam Banjir di Bireuen Tunggu Kebijakan Pusat |
|
|---|
| Pertamax Turbo Hampir Rp 20 Ribu, Pertalite Tetap Normal di SPBU Bireuen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Deklarasi-ODF.jpg)