Kupi Beungoh
Penerapan Ekonomi Syariah Pascapilkada Aceh
Beberapa lembaga perbankan besar di Aceh yang tetap konsisten dengan prinsip syariah pun mengalami pertumbuhan aset dan DPK secara signifikan. Karena
Tak hanya Malaysia, juga masih ada Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Filipina Selatan, Pakistan hingga negara-negara Arab harus jadi fokus Aceh ke depan dalam melebarkan pasar pariwisatanya.
Kemudian, ZISWAF (Zakat infaq Sadaqah dan Wakaf) harus menjadi fokus pemerintah karena merupakan sebuah instrument distribusi kekayaan dalam sistem ekonomi syariah. Di Aceh ZISWAF dapat menjadi instrumen fiskal yang kemudian jadi penggerak ekonomi. Aceh dengan penduduknya Islam, tentu potensi ZISWAF sangat besar.
Dengan harapan besar dan keinginan untuk berkembang, tentu semuanya berharap Aceh harus berhasil dalam melaksanakan ekonomi syariah. Karena ekonomi syariah di Aceh juga akan memperkuat ekonomi kerakyatan secara masif dan merata.
Sehingga nanti, Aceh dapat menjadi laboratorium ekonomi syariah dan menjadi rujukan bagi daerah lainnya. Namun yang paling penting, pihak-pihak yang berwenang harus mampu menyakinkan dan membuktikan kepada masyarakat Aceh, bahwa sistem keuangan syariah atau ekonomi syariah lebih baik dan memberi syafaat lebih besar daripada sistem konvensional.(*)
*) Penulis mahasiswa program doktoral Fiqh Modern UIN Ar-Raniry
| Kita Punya Emas Energi, Tapi Mengapa Aceh Selalu Gelap? |
|
|---|
| Merdeka di Bendera, Gelap di Rumah Rakyat: PLN dan Janji yang Padam |
|
|---|
| Retaker UKMPPD dan Sistem Pendidikan Dokter |
|
|---|
| Ketika Balai Pengajian Mulai Tergeser oleh Dunia Digital |
|
|---|
| Aceh - Sumatra Gelap: Alarm Krisis Listrik Nasional dan Jalan Ilmiah Menuju Energi 100 Persen Stabil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Marhaban-SHI-MA-8.jpg)