Rabu, 22 April 2026

Video

VIDEO Media Israel Laporkan Serangan Besar di Stasiun Ashkelon, Hamas Punya Banyak Rudal

Media Israel mengabarkan, bahwa telah terjadi serangan besar di dekat stasiun kereta Ashkelon, Israel Tengah, pada Minggu (29/12/2024).

Editor: Muhammad Aziz

SERAMBINEWS.COM - Media Israel mengabarkan, bahwa telah terjadi serangan besar di dekat stasiun kereta Ashkelon, Israel Tengah, pada Minggu (29/12/2024).

Serangan besar ini mengakibatkan korban luka, tulis laporan media Israel dikutip Khaberni, Minggu.

Belum ada rincian lebih lanjut soal serangan besar di Stasiun Ashkelon ini, laporan masih dalam perkembangan.

Dalam laporan terpisah, Pihak Keamanan Dalam Negeri Israel melaporkan kalau sirene peringatan berbunyi di Mefilasim dan Niram di pinggiran Jalur Gaza, serta di Israel selatan dan kota Yerusalem.

Sirene peringatan ini diaktifkan merujuk pada serangan roket yang terjadi di wilayah tersebut.

laporan dari Khaberni bahwa Tentara Israel mengumumkan pengaktifan peringatan di Jalur Gaza, yang menunjukkan bahwa penyelidikan terhadap rinciannya sedang dilakukan.

Radio Tentara Israel juga melaporkan bahwa sirene berbunyi di wilayah Yerusalem akibat adanya penembakan roket dari Jalur Gaza.

Media Ibrani memantau peluncuran dua rudal dari Jalur Gaza menuju wilayah Yerusalem dan Israel selatan.

Tentara Israel mengonfirmasi peluncuran roket dari Jalur Gaza utara, mengindikasikan adanya upaya untuk mencegatnya (oleh sistem pertahanan udara Israel).

"Tentara Israel juga mengumumkan, mereka telah memantau peluncuran dua peluru ke arah Israel dari Jalur Gaza utara, dan bahwa upaya telah dilakukan untuk mencegat kedua peluru tersebut, dan rinciannya sedang diperiksa," kata laporan tersebut.

Adapun Channel 13 Israel melaporkan Tentara Israel mengumumkan kalau Angkatan Udara (IDF) berhasil mencegat dua rudal yang diluncurkan dari Jalur Gaza utara menuju Yerusalem dan Israel selatan.

Laporan menyatakan, roket ditembakkan dari Beit Hanoun, meskipun tentara Israel (IDF) berulang kali melakukan operasi militer di wilayah tersebut selama perang Gaza berlangsung. 

Perkiraan IDF menyatakan kalau gerakan Hamas memiliki lebih banyak rudal yang mampu mencapai Tel Aviv dan Yerusalem, yang merupakan suatu kejutan, terutama karena tentara berulang kali menginvasi Beit Hanoun. 

Sumber-sumber terkemuka di wilayah selatan menegaskan bahwa organisasi-organisasi di Jalur Gaza sedang melakukan upaya untuk memulihkan kemampuan rudal mereka, dan bahwa mereka memiliki lebih banyak rudal jarak menengah. 

Lembag Penyiaran Israel (KAN) mengindikasikan kalau roket ditembakkan dari jarak dekat dari tempat tentara Israel berada di Beit Hanoun, yang meningkatkan ketegangan di daerah tersebut.(*)

VO: Siti Masyithah
EV: Muhammad Aziz

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved