Berita Viral
Malu Ajukan Resign, Pria di India Ini Potong 4 Jarinya Agar Bos Memecatnya dari Pekerjaan Komputer
Setelah didesak oleh polisi, ia akhirnya mengaku telah memotong jarinya sendiri menggunakan pisau yang dibelinya empat hari sebelumnya.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Malu Ajukan Resign, Pria di India Ini Potong 4 Jarinya Agar Bos Memecatnya dari Pekerjaan Komputer
SERAMBINEWS.COM – Entah apa yang ada didalam pikiran seorang pria asal India ini.
Pria berusia 32 tahun di Gujarat, India ini mengaku memotong empat jari tangan kirinya agar bos di perusahaannya memecat dirinya.
Ia mengaku sudah jenuh dengan pekerjaannya sebagai operator komputer di perusahaan berlian.
Namun pria bernama Mayur Tarapara tersebut tidak berani alias malu mengajukan pengunduran diri atau resign karena perusahaan itu adalah milik kerabatnya.
Tak hanya itu,Mayur pun memalsukan insiden kecelakaan untuk menyembunyikan aksinya.
Dilansir dari Oddity Central, Rabu (1/1/2024), awalnya Mayur melaporkan kepada kantor polisi Kota Surat bahwa ia kehilangan empat jarinya setelah pingsan di pinggir jalan saat mengendarai sepeda motor.
Polisi menduga jari-jari itu dicuri untuk ritual ilmu hitam.
Namun, penyelidikan mendalam menemukan kejanggalan dalam ceritanya.
Rekaman CCTV di lokasi menunjukkan bahwa Mayur memarkir sepeda motornya dengan santai di dekat jalan lingkar sebelum kembali dengan tangan terluka.
Tidak ada bukti ia pingsan seperti yang diklaimnya.
Setelah didesak oleh polisi, ia akhirnya mengaku telah memotong jarinya sendiri menggunakan pisau yang dibelinya empat hari sebelumnya.
“Tarapara mengaku bahwa dia membeli pisau tajam dari sebuah toko dekat Char Rasta di Singanpore, kata seorang pejabat polisi.
“Empat hari kemudian, pada Minggu malam, dia pergi ke Amroli Ring Road dan memarkir sepeda motornya di sana,”
“Sekitar pukul 10 malam, dia memotong empat jarinya dengan pisau dan mengikat tali di dekat siku untuk mencegah aliran darah,”
“Dia kemudian memasukkan pisau dan jari-jarinya ke dalam tas dan membuangnya,” polisi menerangkan.
Mayur Tarapara mengaku nekat melakukan tindakan ini karena tidak sanggup menyatakan keinginannya untuk berhenti bekerja di perusahaan milik kerabatnya.
Menurut pengakuannya, kehilangan jari-jari tersebut membuatnya tidak layak untuk pekerjaan itu, sehingga ia berharap dapat keluar dari situasi tanpa harus mengungkapkan keinginannya secara langsung.
Polisi berhasil menemukan tas berisi tiga dari empat jari yang dibuang Mayur, tetapi satu jari masih belum ditemukan.
Pihak berwenang kini terus menggali informasi lebih lanjut untuk memahami motif dan latar belakang tindakan ekstrem ini.
"Dia mengaku tidak ingin bekerja di pabrik berlian danberencana memotong keempat jarinya agar tidak perlu bekerja di pabrik itu lagi," kata polisi.
"Kami sedang berusaha menggali informasi lebih lanjut darinya,” tutupnya.
KASUS LAINNYA - Pria Ini Tak Sengaja Jatuhkan HP ke Kotak Amal, Berharap Dikembalikan, Pengurus: Sudah Milik Tuhan
Sungguh malang nasib seorang pria yang satu ini. Ia harus kehilangan handphone (HP) miliknya karena tak sengaja terjatuh ke dalam kotak amal.
Insiden ini terjadi di Kuil Arulmigu Kandaswamy di Thiruporur, Tamil Nadu, India pada November 2024 lalu.
Seorang pria bernama Dinesh, yang sedang memberikan persembahan di kuil tersebut, secara tidak sengaja menjatuhkan HP iPhone miliknya ke dalam kotak sumbangan atau hundial.
Namun, ketika ia meminta ponselnya dikembalikan, pihak kuil menolak.
Mereka beralasan bahwa barang yang masuk ke dalam kotak sumbangan menjadi milik dewa dan tidak dapat dikembalikan.
Dinesh, yang mengunjungi kuil bersama keluarganya bulan lalu, menjelaskan kejadian tersebut kepada pengurus kuil.
Namun, pengurus kuil tetap bersikeras bahwa aturan melarang pengembalian barang, baik yang disumbangkan secara sengaja maupun tidak sengaja.
“Yang mengejutkannya, mereka menolak, dengan alasan bahwa peraturan tidak mengizinkan mereka mengembalikan apa pun yang dimasukkan ke dalam hundial, baik secara sengaja maupun tidak sengaja, karena itu adalah milik dewa tersebut,” Oddity Central melaporkan, Jumat (27/12/2024).
Dinesh yang merasa keberatan, mengajukan keluhan kepada pejabat Hindu Religious and Charitable Endowments (HR dan CE) dengan permintaan untuk diberitahu kapan kotak amal itu akan dibuka.
Pejabat HR dan CE pun mengatakan bahwa kotak amal itu akan dibuka pada Desember 2024.
Ketika kotak dibuka bulan ini, Dinesh hadir dengan harapan mendapatkan kembali iPhone-nya.
Namun, pengurus kuil tetap pada keputusannya dan menolak mengembalikan ponsel tersebut.
Meski demikian, Dinesh diperbolehkan memulihkan data dari ponselnya.
Menteri Departemen Wakaf Agama dan Amal Hindu, Sekar Babu mengatakan, pihaknya akan berdiskusi dengan pengurus kuil untuk melihat kemungkinan memberikan kompensasi kepada Dinesh.
“Apa pun yang disetorkan ke kotak persembahan, bahkan jika dilakukan tanpa sengaja, menjadi bagian dari rekening Tuhan,” jelasnya.
“Sesuai dengan praktik dan tradisi di kuil, setiap persembahan yang disetorkan ke dalam hundial langsung masuk ke rekening dewa kuil tersebut,”
“Aturan tidak mengizinkan administrasi mengembalikan persembahan kepada para penyembah,” paparnya.
Insiden ini telah menarik perhatian publik dan viral di media sosial India.
Banyak warganet mengkritik keputusan kuil, menyebutnya tidak adil.
Namun, sebagian lainnya mendukung keputusan tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi keagamaan.
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)
| Alasan Prabowo Minta Dibuatkan Mobil Kaca Transparan: Si Rakyat Kasih Tangan, Gue Sudah 75 Tahun |
|
|---|
| Video Gajah Ngamuk Banting Satu Orang dengan Belalainya hingga Tewas, Mobil Putih Remuk |
|
|---|
| Peserta Seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih Bongkar Bobroknya Sistem Ujian: Udah Gak Percaya |
|
|---|
| Kronologis Prof Wahyu Widada Dicekik Dekan di Kampus, Polisi Tetapkan AR Tersangka, Ini Masalahnya |
|
|---|
| Polri Minta Maaf Atas Respon Tak Profesional Petugas Call Center 110 Terkait Aduan Balap Liar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Malu-Ajukan-Resign-Pria-di-India-Ini-Potong-4-Jarinya-Agar-Bos-Memecatnya-dari-Pekerjaan-Komputer.jpg)