Banda Aceh
Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tinggi Gelombang di Perairan Sabang-Banda Aceh dan Meulaboh
Saran keselamatan tersebut berlaku untuk perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter...
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) mengeluarkan peringatan dini terkait tinggi gelombang yang berpotensi terjadi di sejumlah perairan di Aceh sejak 9-12 Januari 2025.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SIM, Miftahul Jannah menjelaskan, gelombang setinggi 1,25 meter hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Sabang - Banda Aceh dan perairan Aceh Besar - Meulaboh.
"Berisiko terhadap keselamatan pelayaran," kata Miftahul saat dihubungi, Rabu (8/1/2025).
Saran keselamatan tersebut berlaku untuk perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Kemudian untuk kapal tongkang bila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
"Pola angin di wilayah perairan Aceh umumnya bergerak dari barat laut - timur laut dengan kecepatan angin
berkisar antara 5 - 25 knot. Dan untuk kecepatan angin masih berkisar antara 5-20 km/jam yang bertiup dari arah timur hingga tenggara," jelas Miftahul.
Di sisi lain, berdasarkan hasil pantauan Sensor MODIS (Satelit Terra, Aqua, & Suomi NPP) dan NOAA20/VIIRS, tidak terdapat titik panas di Provinsi Aceh pada Rabu, 8 Januari 2025.
Sementara hujan lebat disertai kilat petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Gayo Lues, Aceh Tenggara, Pidie, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Tengah, Pidie dan Subulussalam pada Kamis, 9 Januari 2025.
Untuk wilayah yang berpotensi hujan, prakirawan BMKG itu mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan terutama pada saat berkendara apabila dalam kondisi hujan. Selain itu masyarakat juga diminta selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
"Waspada potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang dan lainnya akibat hujan lebat yang terus menerus maupun dengan durasi lama," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Peringatan-Dini-Angin-Kencang-BMKG-Sabang.jpg)