Sabtu, 11 April 2026

Sabang

Pelaksanaan Program MBG di Sabang Tertunda Akibat Belum Adanya Juknis

Menurutnya, tanpa Juknis, Dinas Pendidikan tidak memiliki panduan untuk menentukan langkah operasional, termasuk sumber anggaran...

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Sabang, Supriadi. Pelaksanaan Program MBG di Sabang Tertunda Akibat Belum Adanya Juknis. 

Laporan Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM,SABANG - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat masih belum dapat dilaksanakan di Kota Sabang. Penyebab utamanya adalah belum tersedianya Petunjuk Teknis (Juknis) yang menjadi panduan pelaksanaan program, termasuk mekanisme pendanaan dan pelibatan sekolah.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Sabang, Supriadi, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut terkait teknis pelaksanaan program tersebut.

"Juknisnya belum ada. Memang kita mengikuti programnya Bapak Presiden, tetapi bagaimana peran Dinas Pendidikan, apakah kita yang memasak, mendistribusikan, atau seperti apa mekanismenya, itu belum ada," ujar Supriadi, Rabu (22/1/2025).

Menurutnya, tanpa Juknis, Dinas Pendidikan tidak memiliki panduan untuk menentukan langkah operasional, termasuk sumber anggaran dan cara distribusi makanan kepada siswa.

Supriadi mengungkapkan bahwa rapat koordinasi terakhir dengan PJ Sekda Kota Sabang menekankan pentingnya setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melakukan refocusing anggaran. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program MBG melalui alokasi dana dari masing-masing dinas.

"Pelaksanaan program MBG kemungkinan besar akan dilakukan secara bertahap dengan anggaran yang terkumpul dari SKPD. Kita tunggu petunjuk lanjutan dari Pemko untuk menentukan kelanjutannya, seperti jumlah dana terkumpul dan sekolah yang dijadikan sampel. Tahun ini, mungkin tidak semua sekolah terlibat, baru tahun depan mencakup keseluruhan," jelasnya.

Berdasarkan pendataan sementara, ada sekitar 9.307 siswa dari jenjang PAUD hingga SMA di Sabang yang menjadi target program MBG. Namun, untuk tahap awal, kemungkinan hanya beberapa sekolah yang akan dijadikan percontohan.

"Pendataan sementara mencatat ada 9.307 siswa, tapi untuk tahap awal, pelaksanaan program ini akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran," tutup Supriadi.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved