Senin, 20 April 2026

Video

VIDEO Diduga Nego Nuklir, Trump Ingin Dekat Lagi dengan Kim Jong Un

media pemerintah Korea Utara, KCNA menegaskan bahwa senjata nuklir Pyongyang tidak ditujukan sebagai alat negosiasi.

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan keinginan untuk membangun kembali hubungan dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un.

Menurutnya, diplomasi antara Washington dan Pyongyang adalah kunci stabilitas dunia.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Jumat (7/2/2025), Trump mengaku sangat akrab dengan Kim.

Saat ia terpilih menjadi Presiden AS pada 2016, hubungan antara Washington dan Pyongyang disebut membaik.

Trump menekankan, kemampuannya dalam berinteraksi dengan Kim bermanfaat bagi stabilitas global.

Baca juga: Netanyahu Rayu AS Serang Situs Nuklir Iran dengan Imbalan Jaminan Gencatan Senjata

Trump pernah menyebut Kim sebagai Manusia Roket dan mengancam dengan amarah jika Pyongyang melanjutkan ambisi nuklirnya.

Namun, kedua pemimpin negara tersebut akhirnya menjalin dialog yang belum pernah terjadi.

Menanggapi ucapan Trump baru-baru ini, media pemerintah Korea Utara, KCNA menegaskan bahwa senjata nuklir Pyongyang tidak ditujukan sebagai alat negosiasi.

Namun, senjata nuklir digunakan untuk melawan musuh yang mengancam rakyat Korea Utara dan perdamaian dunia.

Artikel ini telah tayang di Tribun Video dengan judul Trump Ingin Rangkul Kim Jong-un, Media Korea Utara: Senjata Nuklir Kami untuk Perang Bukan Negosiasi, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved