Berita Langsa

Bus Berisi Seratusan Rohingya Diamankan

para imigran itu diduga diangkut dari Kabupaten Bireuen. Mereka dibawa menggunakan bus menjelang pagi dari sebuah lokasi sekitar SPBU di Bireuen. 

Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
ROHINGYA - Para imigran Rohingya yang berada satu bus kini diamankan sementara di Terminal Type A Langsa, Senin (17/2/2025) pukul 10.30 WIB 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Sekitar seratusan warga etnis Rohingya, Senin (17/2/2025), pukul 10.30 WIB berhasil diamankan petugas di Terminal Type A Langsa. Mereka berada dalam sebuah bus berwarna putih tanpa nomor polisi (nopol) bertuliskan Tanjung Beringin -Medan yang hendak menuju ke arah Sumatera Utara.

Bus mencurigakan ini disetop tim gabungan petugas Terminal Type A Langsa dan Satuan Lalulintas Polres Langsa yang kbetulan sedang melakukan pengecekan kendaraan angkutan umum. Saat ini, para imigran mayoritas wanita dan anak-anak, serta lelaki dewasa itu masih diamankan sementara di Terminal Type A Langsa guna dilakukan pemeriksaan dan pendataan.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, para imigran itu diduga diangkut dari Kabupaten Bireuen. Mereka dibawa menggunakan bus menjelang pagi dari sebuah lokasi sekitar SPBU di Bireuen. 

Kemudian bus yang penuh muatan para imigran ini bergerak melalui Jalan lintas nasional hendak menuju Sumatera Utara. Namun, sebelum tiba ke tujuan, mereka ketahuan saat melintas di wilayah Kota Langsa.

Hingga sore kemarin, seratusan imigran Rohingya itu masih diamankan di Terminal Type A Langsa. Wasatpel Terminal Type A Langsa, Rudy, kepada Serambi, menyebutkan kronologis terjaringnya para imigran Rohingya yang berada di dalam bus tanpa bernopol tersebut.

Ia menjelaskan, berawal dari adanya kegiatan rutin petugas Terminal Type A Langsa bersama Satlantas Polres Langsa yang melakukan ramcek dan cek urine sopir angkutan umum di depan terminal. Saat itu, melintas satu unit mobil bus dari arah Banda Aceh menuju Sumut yang tidak menggunakan nopol, petugas lalu mengarahkan bus masuk ke terminal untuk dilakukan pemeriksaan.

Ketika dilakukan pemeriksaan barulah diketahui di dalam bus tersebut terdapat penumpang yang ternyata para imigran Rohingya. Oleh karena penumpang Rohingya dan tidak dilengkapi data yang jelas, maka masalah itu diambil alih oleh pihak kepolisian setempat. 

"Menurut keterengan sopir, penumpang Rohingya ini diambil di Bireuen hendak dibawa ke Medan, tetapi data kendaraannya juga tidak jelas," sebut Rudi.(zb)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved