Selasa, 14 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Kepengurusan Baru, Apkasindo Aceh Tamiang akan Jembatani Petani, Perusahaan dan Pemerintah

Kepengurusan baru DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh Tamiang akan menjembatani petani dengan perusahaan dan pemerintah

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
APKASINDO - Irwan Effendi (kiri) dan Muhammad Irwan menunjukkan SK penunjukkan kepengurusan Apkasindo. Keduanya berharap organisasi ini bisa mengembangkan potensi perkebunan kelapa sawit agar meningkatkan kesejahteraan rakyat 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Kepengurusan baru DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh Tamiang akan menjembatani petani dengan perusahaan dan pemerintah.

Keterlibatan unsur pemerintah dan perusahaan perkebunan kelapa sawit sangat penting dalam membantu petani meningkatkan produktivitasnya.

“Sejauh ini kesannya berjalan sendiri-sendiri, ke depan kami ingin ada campur tangan perusahaan dan pemeritah untuk membantu petani kita,” kata Pj Ketua DPD Apkasindo Aceh Tamiang, Muhammad Irwan, Rabu (19/2/2025).

Irwan yang akrab disapa Wan Tanindo secara resmi ditunjuk DPW Apkasindo Aceh sebagai nakhoda baru di Aceh Tamiang

Penunjukkan ini tertuang dalam surat keputusan yang ditandatangani Ketua Apkasindo Aceh, Netap Ginting pada 21 Januari 2025.

Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit di Tingkat Petani Bertengger di Kisaran Rp 2.500 per Kg

Surat tersebut juga menunjuk Irwan Effendi sebagai Pj Sekretaris dan Armansyah Syam sebagai Pj Bendahara Apkasindo Aceh Tamiang. Para pengurus baru diminta melakukan Musda IV.

“Tugas utama kami untuk melakukan Musda, di sisi lain kami juga harus bisa menjalin komunikasi antara petani dengan unsur lain yang bersifat kemitraan,” kata anggota DPRK Aceh Tamiang ini.

Irwan Effendi yang juga anggota DPRK Aceh Tamiang sepakat bila ke depan Apkasindo lebih berperan dalam mengembangkan sumber daya petani dan perkebunan kelapa sawit

Salah satu potensi yang bisa ditingkatkan ialah menjembatani petani tradisional dengan perusahaan pemegang HGU.

Baca juga: Armia Pahmi Unggul di Pilkada Aceh Tamiang, Apkasindo Optimis Kehidupan Petani Sawit Membaik

“Kebun rakyat kita berdampingan dengan HGU, tapi kualitasnya berbeda, nah ini menjadi tugas Apkasindo supaya produktivitas petani tidak tertinggal dari perusahaan,” ungkapnya.

Di sisi lain Irwan Effendi memuji program PSR yang sedang berjalan sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap nasib petani kecil. 

Dia pun berharap program ini semakin dipermudah supaya keinginan petani untuk meremajakan kebunnya bisa lebih maksimal.

“Biaya replanting itu sangat besar, banyak petani yang tidak sanggup. Makanya kami berharap PSR dipermudah supaya petani kita lebih merasakan manfaatnya,” kata Irwan Effendi. (mad)

Baca juga: Diskon Listrik 50 Persen tak Diperpanjang, Ini Batas Maksimal Pembelian Token Listrik

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved