Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Berita Nagan Raya

TRK Ingin Bandara CND Bisa Mendarat Boeing Agar Jamaah Haji dan Umrah Bisa Berangkat dari Nagan

Dr Teuku Raja Keumangan SH MH berharap ke depan Bandara Cut Nyak Dhien (CND) di Kubang Gajah, Kecamatan Kuala Pesisir, bisa mendarat pesawat boeing. 

Editor: mufti
For serambinews.com
Pasangan bupati dan wakil bupati Nagan Raya terpilih. 

“Kita harapkan bisa turun boeing. Nanti ke depan harapan kita naik haji dan umrah tidak perlu lagi ke Banda Aceh. Bisa dilayani di Bandara Nagan Raya.” Teuku Raja Keumangan, Bupati Nagan Raya 

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Bupati Nagan Raya yang baru dilantik, Dr Teuku Raja Keumangan SH MH berharap ke depan Bandara Cut Nyak Dhien (CND) di Kubang Gajah, Kecamatan Kuala Pesisir, bisa mendarat pesawat boeing. 

Tujuannya agar calon jamaah haji dan umrah yang berasal dari barat selatan Aceh bisa berangkat ke Tanah Suci langsung dari Nagan Raya, tanpa harus melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) di Blangbintang, Aceh Besar. 

"Kita harapkan bisa turun boeing. Nanti ke depan harapan kita naik haji dan umrah tidak perlu lagi ke Banda Aceh. Bisa dilayani di Bandara Nagan Raya," ujar TRK sapaan TR Keumangan dalam pidato perdananya usai dilantik bersama wakilnya, Raja Sayang oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) di Gedung DPRK, Rabu (19/2/2025) petang.

Agar pesawat boeing bisa mendarat, maka landasan pacu bandara CND yang memiliki panjang 1.800 meter harus diperluas lagi menjadi 2.600 meter. Untuk mewujudkan hal itu, TRK berharap Mualem membantu pembangunan Nagan Raya ke depan.

Selain bandara, TRK juga meminta Gubernur Aceh membangun pelabuhan ekspor impor di Nagan Raya. "Sehingga kegiatan ekspor dan impor akan lebih dekat dari Nagan Raya dengan negara lain," ungkapnya.

TRK menjelaskan bahwa Nagan Raya berada di antara kabupaten lain di wilayah barat selatan Aceh. Menurutnya, sangat memungkinkan Nagan Raya menjadi pusat perekonomian di wilayah barat selatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Nagan Raya juga menyampaikan akan melanjutkan pembangunan Masjid Agung Baitul A'la atau lebih dikenal dengan sebutan Masjid Giok. Jika selama ini lapisan giok hanya di dalam masjid saja, ke depan ia akan melapisi giok pada bagian luar masjid. 

"Masjid giok menjadi ikon Nagan Raya. Kita berharap tidak hanya sebagai ikon Nagan Raya saja, tapi menjadi ikon nasional," katanya seraya meminta Pemerintah Aceh ikut membantu pengembangan masjid tersebut ke depan.

Sementara Ketua DPRK Nagan Raya, Mohd Rizki Ramadhan saat memimpin rapat paripurna menyampaikan bahwa DPRK akan terus mendukung bupati dan wakil bupati baru dalam membangun Nagan Raya ke depan.

Sementara proses pelantikan bupati dan wakil bupati dikawal oleh 250 personel gabungan yang terdiri atas personel Polres, TNI, Brimob, serta Satpol PP dan WH dan Dinas Perhubungan.(riz)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved