Berita Banda Aceh

Lagi, Polisi Gagalkan Aksi Balap

“Mereka sudah dikembalikan kepada orang tua untuk dilakukan pembinaan dan sepeda motor ditahan di Polresta Banda Aceh," TRISNA ZUNAIDI

Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/SARA MASRONI
TRISNA ZUNAIDI, Kasi Humas Polresta Banda Aceh 

“Mereka sudah dikembalikan kepada orang tua untuk dilakukan pembinaan dan sepeda motor ditahan di Polresta Banda Aceh," TRISNA ZUNAIDI, Kasi Humas Polresta Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh kembali mengamankan empat remaja saat sedang bersiap melakukan aksi balap liar, di kawasan Jalan T Nyak Makam, Lampineung, Banda Aceh, Rabu (5/3/2025) dini hari.

Opsnal Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh yang dipimpin Kasubnit Jatanras, Ipda M Effendy, mendatangi lokasi aksi balap liar tersebut dengan menggunakan baju preman.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kasi Humas, Ipda Trisna Zunaidi, menjelaskan, para remaja ini sudah bersiap-siap untuk melakukan aksi balap liar. "Namun, dengan kedatangan Polisi berbaju preman, aksi mereka tersebut gagal, karena sepeda motor mereka ditahan langsung oleh Tim Rimueng," katanya.

Ke empat remaja bersama sepeda motor diboyong ke Polresta Banda Aceh untuk dilakukan penilangan oleh Satlantas. Hal itu dilakukan, kata Trisna, lantaran dari spesifikasi yang dipergunakan pada kendaraan menyalahi Undang-Undang Lalu Lintas.

Sebelum diamankan, mereka bersikukuh untuk melihat aksi balap liar. "Namun personel tidak dengan mudahnya mempercayai alasan yang diutarakan, dilihat dari spesifikasi motor saja sudah dalam kategori balap liar," ungkapnya.

Ke empat remaja tersebut antara lain, SB (14) warga Ie Masen Kayee Adang, menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX. Lalu, sambung Trisna, AF (16) warga Lamreung Meunasah Bak Trieng, menggunakan sepeda motor Yamaha Mio Sporty. Kemudian, MF (17) dan RA (17) warga Lampineung Labui, menggunakan sepeda motor Honda Astrea. Semua sepeda motor yang dipergunakan tidak menggunakan nomor polisi atau plat nopol.

"Kini, mereka sudah dikembalikan kepada orang tua untuk dilakukan pembinaan dan sepeda motor ditahan di Polresta Banda Aceh," pungkas Trisna.(iw)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved