Ramadhan 2025

Ustaz Ini Ingatkan Siapa yang Hanya Miliki Target Hidup Tanpa Ingat Akhirat, Takkan Pernah Senang

Dalam ceramah sekitar 21 menit pada Rabu (12/3/2025) atau 12 Ramadhan 1446 Hijriah itu, Wakil Direktur (Wadir) Asrama Ponpes Modern tersebut, mengajak

Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL       
CERAMAH SUBUH - Guru DJA Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru,  Pidie Jaya, Tgk Fadhli MSos menyampaikan cerama Subuh Ramadhan Mubarak di Masjid Agung Al-Falah, Sigli, Pidie, Rabu (12/3/2025) 

Dalam ceramah sekitar 21 menit pada Rabu (12/3/2025) atau 12 Ramadhan 1446 Hijriah itu, Wakil Direktur (Wadir) Asrama Ponpes Modern tersebut, mengajak untuk melihat jati diri manusia seutuhnya. 

Laporan Idris Ismail I Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Guru Dayah Jeumala Amal (DJA) Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Ustaz Fadhli MSos, mengisi ceramah Subuh Ramadhan Mubarak di Masjid Agung Al-Falah, Sigli, Pidie.

Dalam ceramah sekitar 21 menit pada Rabu (12/3/2025) atau 12 Ramadhan 1446 Hijriah itu, Wakil Direktur (Wadir) Asrama Ponpes Modern tersebut, mengajak untuk melihat jati diri manusia seutuhnya. 

Di hadapan ratusan jamaah, Tgk Fadhli mengatakan setiap manusia berawal dari makhluk yang tidak memiliki apa pun. "Lahir dalam kondisi telanjang tanpa sehelai benang pun," ujarnya. 

Kemudian perjalanan hidup berkat peran ibu dan ayah masing-masing, menjadikan setiap manusia kecil bisa merangkak.

Selanjutnya, dalam perjalan hidup memiliki nasib masing-masing. 

"Ketika hidup lebih makmur, maka sadarilah peran besar Tuhan yang memiliki peran mendominasi dalam tatanan kehidupan.

Baca juga: PT Pegadaian Buka Lowongan Kerja untuk Dua Posisi Berikut, Begini Kualifikasi yang Dibutuhkan

Maka bagi setiap jiwa yang suci, akan terus memenuhi panggilan Allah SWT melalui muazin untuk shalat. 

Kehidupan ini anugerah Allah SWT, maka jalani dengan mengisi lewat pondasi imam yang kokoh serta amal shaleh yang mewarnai berbagai segmen kehidupan agar hidup lebih berkah," ujarnya 

Selain itu untuk mengarungi kehidupan yang sukses, maka kelola keinginan dan kebutuhan dengan baik.

Menurut Ustaz Fadhli, nafsu liar jika dibiarkan, maka kehancuran akan selalu mengintai.

Misalnya ketika memiliki kendaraan seharga Rp 200 juta, muncul keinginan untuk mempunyai kendaraan di atasnya yang harganya bisa di atas Rp 400 juta agar tampil lebih garang dan gagah. 

Begitulah seterusnya. "Orang macam ini pada hakikatnya telah dirasuki nafsu sementara melebihi ambang batas kemampuannya. 

Maka kelola hidup sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan. Siapa pun yang memasang target hidup untuk dunia tanpa akhirat, maka sesungguhnya tidak pernah senang dalam kehidupan," demikian Ustaz Fadhli. (*)

Baca juga: Dokter Boyke Ungkap Penyebab Hasrat Seks Naik saat Puasa, Singgung Soal Makanan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved