Berita Nagan Raya
Isi Solar di SPBU Nagan Raya Harus Antre Panjang, Truk Batu Bara Pun Ikut, Seharusnya Dilarang
Beberapa sopir mobil penumpang di Nagan Raya berharap Pertamina sekali-kali turun ke Nagan Raya mengawasi SPBU.
Penulis: Rizwan | Editor: Mursal Ismail
Beberapa sopir mobil penumpang di Nagan Raya berharap Pertamina sekali-kali turun ke Nagan Raya mengawasi SPBU.
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Mobil Kijang Innova dan truk batu bara ikut memadati antrean BBM solar subsidi di SPBU Nagan Raya.
Kondisi ini sudah menjadi pemandangan hari-hari warga dan penguna jalan.
Beberapa sopir mobil penumpang di Nagan Raya berharap Pertamina sekali-kali turun ke Nagan Raya mengawasi SPBU.
"Mopen yang seharusnya menjadi prioritas solar subsidi ini malah banyak kendaraan yang dinilai tidak berhak yang ikut antre," ujar Mahdi, sopir L-300 kepada Serambinews.com, Senin (17/3/2025).
Ia juga mempertanyakan antrean mobil Isuzu Panther yang isi BBM subsidi itu dalam jumlah banyak, apakah tangkinya sudah dimodifikasi atau malah ada tangki tambahan yang juga dimodifikasi.
Begitu juga truk batu bara industri, kata Mahdi, sesuai aturan seharusnya mereka tak boleh isi solar subsidi, apalagi antre bersama mobil lain, sehingga sangat mengganggu.
Baca juga: VIDEO - Trump Bungkam VOA & Media AS Lainnya, Seribuan Staf Di-PHK , Gedung Putih Dikritik Abis
"Kami terpaksa antrean menunggu berjam-jam. Sebab bila kami terus berangkat ke Banda Aceh, saat di jalan, misalnya di SPBU di Aceh Barat juga antrean sangat panjang , terutama truk bawa batubara," ujarnya.
Sopir berharap Pertamina turun sekali-kali ke Nagan Raya dan Aceh Barat melihat kondisi di SPBU, sehingga Solar subsidi bisa tepat sasaran dan tidak dinikmati oleh yang tidak berhak, seperti perusahaan tertentu. (*)
| Jalan Nasional di Lueng Baro Nagan Raya Sering Tergenang Air dan Butuh Penanganan |
|
|---|
| Pemkab Lakukan Kajian Pendirian BUMD Pangan dan Energi di Nagan Raya |
|
|---|
| Bupati Nagan Raya TRK Terima Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga/BKKBN |
|
|---|
| Harga TBS Sawit di Nagan Pekan Ini Mengalami Kenaikan, PMKS Beli Tertinggi Rp 2.950 per Kg |
|
|---|
| Masa Pemutihan Pajak Ranmor Berakhir 30 April 2026, Samsat Nagan Ajak Warga Manfaatkan Waktu Tersisa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/antre-solar-di-nagan-raya05.jpg)