Berita Pidie

Isi Kajian Subuh di Masjid Agung Al-Falah Sigli, Hafidz 30 Juz Ini Sampaikan Hikmah Turunnya Qur'an

Kajian Subuh dalam rangka Nuzulul Qur'an digelar Pemkab Pidie bersama pengurus masjid milik Pemkab itu. 

Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL     
ISI TAUSIAH - Direktur DQA Aceh, Ustaz H Hajarul Akbar Aiyub MA, mengisi tausiah Subuh Ramadhan Mubarak dalam momen Nuzulul Quran, Senin (17/3/2025) di Masjid Agung Al-Falah, Sigli, Pidie. 

Kajian Subuh dalam rangka Nuzulul Qur'an digelar Pemkab Pidie bersama pengurus masjid milik Pemkab itu. 

Laporan Idris Ismail I Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Direktur Darul Quran Aceh (DQA) Aceh, Ustaz H Hajarul Akbar Aiyub MA menyampaikan hikmah diturunkan kitab suci Al-Qur'an. 

Hal ini disampaikannya saat mengisi kajian Subuh Ramadhan Berkah yang bertepatan peringatan Nuzulul Quran di Masjid Agung Al-Falah Kota Sigli, Pidie, Senin (17/3/2025). 

Kajian Subuh dalam rangka Nuzulul Qur'an digelar Pemkab Pidie bersama pengurus masjid milik Pemkab itu. 

Hafidz 30 juz itu mengatakan hikmah Allah turunkan ayat Al-Qur'an untuk memecah kebuntuan beragam persoalan umat manusia. 

Menurut ayah dua anak ini, dalam waktu 23 tahun perjalanan Nabi Muhammad SAW menjalankan tugas sebagai Rasul hingga kini, keagungan Alqur'an selalu dikawal Allah.

Termasuk melalui lahirnya para hafidz. 

Baca juga: VIDEO Sosok Pejuang Hamas yang Syahid dalam Posisi Sujud, Hafidz Quran dan Imam Masjid Palestina

"Kesaktiannya tak tertandingi oleh logika manusia sesat, yaitu orang yang telah dikunci hati atau Khatamallahu Ala Qulubihim. Maka keutuhan firman Allah dalam kitab-Nya itu terus awet sepanjang kehidupan," ujarnya .

Putra kelahiran Gampong Masjid Runtoh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, kembali mengulang salah hikmah diturunkan kitab suci Al-Quran untuk menyelesaikan masalah.

Masalah itu adalah keinginan yang tidak tercapai karena  harapan atau ekspektasi yang terlalu tinggi.

"Atau dengan kata lain hana troek heut atau tak tercapai keinginan, maka Al-Qur'an menjadi dampingan dalam menyelesaikan berbagai masalah kehidupan manusia," jelasnya. 

Artinya, baik keinginan atas syahwat terhadap lawan jenis, uang, maupun kedudukan atau jabatan.

Menurutnya, bagi yang kental membaca plus mengimplementasikan Al-Quran, maka hidupnya menjadi lebih mulia.

Baca juga: VIDEO - Kisah Dandim 0103/Aut Ajak Muhammad Khaidir Menjadi Hafidz Quran

Termasuk diberikan malam Lailatul Qadar pada satu malam di sepuluh akhir Ramadhan. 

"Simpan lah Al-Quran dalam qalbu atau hati, sehingga pancarannya selalu menyikapi kehidupan. Bukan diletakkan dalam bingkisan atau laci yang tak pernah dibaca," nasihatnya. (*)

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved