Rabu, 22 April 2026

Panitia CDOB Pidie Sakti Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim 

Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh tokoh agama, masyarakat, serta perwakilan dari 13 kecamatan di Pidie.

for serambinews.com
Anggota Komisi III DPR-RI Dr M Nasir Djamil, SH.I, MH, menyampaikan tausiyah Ramadhan dalam acara silaturahmi di Dapur Indatu Beureunuen, Minggu (23/3/2025). 

 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Panitia Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Pidie Sakti menggelar acara buka puasa bersama, santunan anak yatim, dan silaturahmi di Dapur Indatu Beureunuen pada Minggu (23/3/2025).

Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh tokoh agama, masyarakat, serta perwakilan dari 13 kecamatan di Pidie.  

Acara tersebut turut diisi dengan tausiyah Ramadhan oleh Dr M Nasir Djamil, SH.I, MH, anggota Komisi III DPR-RI periode 2025–2030. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat Pidie Sakti untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, dan menjaga kekompakan.

"Mari jadikan Ramadhan sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan dan menjadi insan yang bertakwa," ujarnya.  

Sementara itu, Ketua Presidium CDOB Pidie Sakti, M Nurmahdi, S.H., M.H menekankan pentingnya meningkatkan amal ibadah di bulan suci ini.

"Dengan semangat Ramadhan, kita harap bisa menjadi pribadi yang fitrah dan muttakin. Kekompakan ini juga kunci untuk mewujudkan Pidie Sakti sebagai daerah otonomi baru," tuturnya.  

Dukungan untuk Pembentukan Pidie Sakti
  
Dr. Amri, S.E., M.Si selaku Ketua Dewan Pakar CDOB Pidie Sakti, menyampaikan bahwa studi kelayakan (feasibility study) telah dilakukan secara komprehensif. Kajian mencakup aspek filosofis, sosiologis, yuridis, dan sosial ekonomi. "Hasilnya, Pidie Sakti sangat layak menjadi daerah otonomi baru di Aceh," tegasnya.  

Ia menjelaskan, jika Pidie Sakti terbentuk, kesejahteraan masyarakat akan meningkat. "Kemiskinan dan pengangguran, terutama di pedesaan, bisa berkurang. Infrastruktur dan pelayanan pemerintahan akan lebih dekat, khususnya bagi warga di daerah terpencil seperti Tiro, Tangse, Kemala, Gumpang, dan Paloh Naleung," jelas pakar ekonomi dari Universitas Syiah Kuala ini.  

Acara ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi masyarakat dalam mendukung terwujudnya Pidie Sakti. Dengan semangat Ramadhan, diharapkan cita-cita tersebut dapat segera terrealisasi demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.(sak/rel)  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved