Minggu, 19 April 2026

Berita Bireuen

Distanak Keswan Bireuen Sediakan 1.500 Bibit Unggul Gratis, Pengembangan Peternakan Lembu

“Kami akan mendistribusikan N2 cair sebanyak 622 liter kepada petugas Inseminator di pos IB  yang tersebar  di 17 kecamatan.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
IST
Kepala Disnak Keswan Bireuen, drh Liza Rozana memperlihatkan kontainer berisi N2 cair, di kantor setempat. 

“Kami akan mendistribusikan N2 cair sebanyak 622 liter kepada petugas Inseminator di pos IB  yang tersebar  di 17 kecamatan.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Mengembangkan sektor peternakan khususnya lembu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Bireuen sediakan bibit unggul gratis sebanyak 1.500 bibit didatangkan dari Singosari, Malang, Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disnak Keswan Bireuen, drh Liza Rozana kepada Serambinews.com, Kamis (27/3/2025) terkait program unggulan dinas tersebut tahun ini.

Liza Rozana mengatakan, tahun 2025 juga ada kegiatan  Inseminasi Buatan (IB) mendistribusi 622 liter Nitrogen cair (N2) untuk penyimpanan semen beku/bibit sapi yang didatangkan dari Singosari, Malang, Jawa Timur.

“Kami akan mendistribusikan N2 cair sebanyak 622 liter kepada petugas Inseminator di pos IB  yang tersebar  di 17 kecamatan. Jadi container ini, isinya N2 cair tempat penyimpanan semen beku," ujarnya.

Sedangkan untuk semen beku/ bibit sapi unggul nanti sekalian distribusi ke seluruh kecamatan.

Jumlah semen beku/bibit sapi IB yang telah tersedia di Distanak Keswan Bireuen, sebanyak 1.500 bibit, ada jenis sapi Limosin, Simental, Bali, juga bibit sapi Aceh.

Sementara, drh Liza Rozana yang didampingi Kasie  Perbibitan, Jailani A SPt menambahkan, untuk bibit sapi IB yang banyak permintaan petani ternak yaitu jenis Simental, Limosin dan Bali. "Saat ini bibit sudah tersedia di dinas  sebanyak 1.500 bibit, tetapi jumlah ini masih sangat kurang dari total 12.000  akseptor/sapi betina produktif yang dijadikan induknya, terangnya.

Disampaikan, semen beku/ bibit sapi unggul ini banyak permintaan
petani ternak, bahkan ketersediaannya tidak mencukupi dari bulan
Desember 2024, Januari dan Februari 2025 .Untuk penyediaan N2 cair dan bibit IB ini selain bantuan APBK Bireuen, juga dari APBA.

Dalam satu tahun katanya membutuhkan 10.000 straw semen beku/bibit sapi IB yang terpakai.

"Bibit IB ini diberikan gratis kepada petani ternak yang membutuhkan. Kalau beli sendiri tidak ada subsidi pemerintah  harganya  bisa membayar sampai Rp 350 ribu untuk satu kali perlakuan," terang nya.

Hasil dari IB katanya sangat menjamin peningkatan mutu ternak serta menambah pendapatan petani karena harga jualnya lebih tinggi, contoh anak sapi umur 6 bulan jenis Limosin, Simental harganya sampai Rp 10 juta lebih, dan banyak petani kita di Bireuen berhasil terapkan IB ini, ungkap drh Liza Rozana.

Selain sapi jenis Limosin, Simental dan Bali, di Bireuen juga sudah
ada kelahiran sapi jenis Belgian Blue adalah sapi potong dari Belgia
jumlahnya 123 ekor, harganya umur 6 bulan saja mencapai Rp 20
juta/ekor.

Kelebihan sapi ini pertumbuhanya sangat cepat, juga ada sapi jenis
Wagyu adalah sapi asli Jepang jumlah sekitar 50 ekor.

Namun pengadaannya bibit dalam jumlah terbatas yang dibiayai APBA tahun 2022 dan 2023, sebut Kadisnak dan Keswan Bireuen.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved