Berita Bireuen
Distanak Keswan Bireuen Sediakan 1.500 Bibit Unggul Gratis, Pengembangan Peternakan Lembu
“Kami akan mendistribusikan N2 cair sebanyak 622 liter kepada petugas Inseminator di pos IB yang tersebar di 17 kecamatan.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
“Kami akan mendistribusikan N2 cair sebanyak 622 liter kepada petugas Inseminator di pos IB yang tersebar di 17 kecamatan.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Mengembangkan sektor peternakan khususnya lembu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Bireuen sediakan bibit unggul gratis sebanyak 1.500 bibit didatangkan dari Singosari, Malang, Jawa Timur.
Hal tersebut disampaikan Kepala Disnak Keswan Bireuen, drh Liza Rozana kepada Serambinews.com, Kamis (27/3/2025) terkait program unggulan dinas tersebut tahun ini.
Liza Rozana mengatakan, tahun 2025 juga ada kegiatan Inseminasi Buatan (IB) mendistribusi 622 liter Nitrogen cair (N2) untuk penyimpanan semen beku/bibit sapi yang didatangkan dari Singosari, Malang, Jawa Timur.
“Kami akan mendistribusikan N2 cair sebanyak 622 liter kepada petugas Inseminator di pos IB yang tersebar di 17 kecamatan. Jadi container ini, isinya N2 cair tempat penyimpanan semen beku," ujarnya.
Sedangkan untuk semen beku/ bibit sapi unggul nanti sekalian distribusi ke seluruh kecamatan.
Jumlah semen beku/bibit sapi IB yang telah tersedia di Distanak Keswan Bireuen, sebanyak 1.500 bibit, ada jenis sapi Limosin, Simental, Bali, juga bibit sapi Aceh.
Sementara, drh Liza Rozana yang didampingi Kasie Perbibitan, Jailani A SPt menambahkan, untuk bibit sapi IB yang banyak permintaan petani ternak yaitu jenis Simental, Limosin dan Bali. "Saat ini bibit sudah tersedia di dinas sebanyak 1.500 bibit, tetapi jumlah ini masih sangat kurang dari total 12.000 akseptor/sapi betina produktif yang dijadikan induknya, terangnya.
Disampaikan, semen beku/ bibit sapi unggul ini banyak permintaan
petani ternak, bahkan ketersediaannya tidak mencukupi dari bulan
Desember 2024, Januari dan Februari 2025 .Untuk penyediaan N2 cair dan bibit IB ini selain bantuan APBK Bireuen, juga dari APBA.
Dalam satu tahun katanya membutuhkan 10.000 straw semen beku/bibit sapi IB yang terpakai.
"Bibit IB ini diberikan gratis kepada petani ternak yang membutuhkan. Kalau beli sendiri tidak ada subsidi pemerintah harganya bisa membayar sampai Rp 350 ribu untuk satu kali perlakuan," terang nya.
Hasil dari IB katanya sangat menjamin peningkatan mutu ternak serta menambah pendapatan petani karena harga jualnya lebih tinggi, contoh anak sapi umur 6 bulan jenis Limosin, Simental harganya sampai Rp 10 juta lebih, dan banyak petani kita di Bireuen berhasil terapkan IB ini, ungkap drh Liza Rozana.
Selain sapi jenis Limosin, Simental dan Bali, di Bireuen juga sudah
ada kelahiran sapi jenis Belgian Blue adalah sapi potong dari Belgia
jumlahnya 123 ekor, harganya umur 6 bulan saja mencapai Rp 20
juta/ekor.
Kelebihan sapi ini pertumbuhanya sangat cepat, juga ada sapi jenis
Wagyu adalah sapi asli Jepang jumlah sekitar 50 ekor.
Namun pengadaannya bibit dalam jumlah terbatas yang dibiayai APBA tahun 2022 dan 2023, sebut Kadisnak dan Keswan Bireuen.(*)
| Sempat Tak Diketahui Identitas, 2 Remaja Meninggal Laka Lantas di Peudada Dijemput Keluarga di RSUD |
|
|---|
| Kasat Lantas, Kasat Reskrim Polres Bireuen dan Kapolsek Peudada Cek Lokasi Kecelakaan Lalu Lintas |
|
|---|
| Dua Remaja Simpang Mamplam Meninggal Laka Lantas di Peudada Bireuen |
|
|---|
| KDMP Kelola Kampung Nelayan |
|
|---|
| Bupati Bireuen Hadiri Konferensi Ke-IV Forum KKA di Banda Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/N2-cair.jpg)