Selasa, 9 Juni 2026

Kupi Beungoh

Manajemen Ramadhan Dapat Mengembalikan Kefitrahan Manusia Yang Suci dan Baik Dalam Hidup

Menjaga kefitrahan manusia sangat diperlukan kesadaran dan keinsafan yang tinggi dan kokoh dalam membangun dan mengembangkan hubungan dengan Allah SWT

Tayang:
Editor: Agus Ramadhan
FOR SERAMBINEWS.COM
Dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Dr. H. Herman, M.A 

Meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah SWT berfungsi untuk meningkatkan kemampuan mengendalikan diri, bersikap empati dan memahami orang lain serta membuat keputusan dengan bijaksana, dan mampu menghadapi tantangan dan kesulitan hidup. 

Manajemen ramadhan dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah SWT dengan cara rutin membaca dan memahami isi Al-Qur'an untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang Allah SWT dan ajaran-Nya, mengikuti ajaran Islam dan risalah Nabi Muhammad SAW untuk dijadikan sebagai contoh teladan yang baik, berdoa dan beribadah dengan tulus ikhlas untuk berkomunikasi dengan Allah SWT.

Kemudian mengembangkan rasa cinta, takwa, dan ketaatan kepada Allah SWT untuk mengikuti ajaran Allah SWT, dan menghindari diri dari segala noda dan dosa sebagai wujud mengendalikan diri. 

Istiqamah dengan Kesabaran dan Ketabahan dalam Hidup

Istiqamah merupakan kemampuan untuk tetap konsisten dan stabil dalam menjalankan ajaran Islam dan sanggup menghadapi tantangan dan kesulitan dengan penuh kesabaran dan ketabahan dalam kehidupan sehari-hari. 

Tujuan istiqamah adalah untuk meningkatkan kualitas diri dan menjadi lebih baik, meningkatkan kemampuan untuk menghadapi tantangan dan kesulitan, meningkatkan rasa damai dan kebahagiaan dan meningkatkan kemampuan untuk mencapai ridha Allah SWT.

Istiqamah dengan kesabaran dan ketabahan berfungsi untuk meningkatkan kemampuan untuk mengendalikan diri, berempati dan memahami orang lain, membuat keputusan dengan bijaksana, dan sanggup menghadapi tantangan dan kesulitan hidup. 

Manajemen ramadhan dapat membantu bersikap istiqamah dengan penuh kesabaran dan ketabahan dengan cara mengembangkan kesabaran menghadapi tantangan dan kesulitan dengan tenang dan tidak terburu-buru, mengembangkan ketabahan dengan tetap konsisten dan stabil dalam menjalankan ajaran Islam, mengembangkan kemampuan untuk mengendalikan diri dari emosi dan perilakunya.

Kemudian mengembangkan kemampuan untuk bersikap empati dan menghormati perbedaan dari orang lain, mengembangkan kemampuan untuk membuat keputusan dengan mempertimbangkan segala konsekuensi dan dampak dari keputusan, mengembangkan kemampuan untuk menghadapi tantangan dan kesulitan dengan sabar dan tabah serta mengembangkan kemampuan untuk meminta maaf dan memperbaiki kesalahan dengan tulus ikhlas. 

Berdasarkar uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen ramadhan memiliki peran penting dalam mengembalikan kefitrahan manusia yang suci dan baik dalam hidup.

Cara manajemen ramadhan mengembalikan kefitrahan manusia yang suci dan baik adalah dengan cara mengembalikan kesadaran dan keinsafan kepada Allah SWT, membersihkan jiwa dari segala noda dosa, mengembangkan sifat-sifat yang baik, meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah SWT dan mengembangkan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan dan tantangan hihup di tengah-tengah masyarakat. (*)

*) PENULIS adalah Dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

Artikel KUPI BEUNGOH lainnya baca DI SINI

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved