Minggu, 7 Juni 2026

Banda Aceh

Rahmat Aulia Terpilih Jadi Ketua FLP Aceh Periode 2025-2027

"Saya percaya bahwa FLP Aceh punya potensi besar untuk berkembang lebih jauh. Bersama seluruh kader dan cabang, kita akan...

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
FOR SERAMBINEWS.COM
FLP ACEH - Ketua FLP Aceh Periode 2025-2027, Rahmat Aulia (tengah) foto bersama usai Muswil di Aula Tuan Muda Kopi, Banda Aceh, Kamis (10/4/2025). 

Laporan Sara Masroni | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Rahmat Aulia terpilih menjadi Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Aceh periode 2025-2027 melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) di Aula Tuan Muda Kopi, Banda Aceh, Kamis (10/4/2025).

Dalam sambutannya setelah terpilih, Rahmat Aulia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyatakan, kepemimpinan ke depan akan dibangun di atas semangat kolaborasi dan inovasi.

"Saya percaya bahwa FLP Aceh punya potensi besar untuk berkembang lebih jauh. Bersama seluruh kader dan cabang, kita akan melanjutkan tradisi literasi yang telah dibangun pendahulu-pendahulu kita dan membawanya ke ruang-ruang yang lebih luas," ujarnya.

Pergantian kepengurusan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi FLP Aceh untuk melangkah ke arah yang lebih progresif, adaptif, dan inklusif. Di tengah arus perubahan zaman dan tantangan dunia literasi yang terus bergerak cepat, FLP Aceh ingin tetap menjadi ruang yang aman dan produktif bagi para penulis muda, pelajar, mahasiswa, dan seluruh pecinta literasi.

Jalannya Muswil

Musyawarah dimulai pada pukul 15.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai perwakilan dari pengurus wilayah, penasihat, serta cabang FLP yang berada di Aceh. Di antara peserta yang hadir adalah Aini Aziz selaku Ketua Wilayah FLP Aceh periode 2023–2025, Rahmat Aulia (Bendahara Wilayah), Radhia Humaira (Sekretaris Wilayah), serta Anugerah Roby Syahputra yang hadir sebagai perwakilan Badan Pengurus Pusat (BPP) FLP.

Selain itu, para penasihat FLP Aceh seperti Rahmat Idris, Cut Januarita, dan Syarifah Aini turut hadir memberikan pandangan serta dukungan dalam proses musyawarah. Hadir juga Aslinda Lubis dan Desi Haryati Lubis sebagai perwakilan dari FLP Cabang Banda Aceh.

Muswil diawali dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) oleh pengurus wilayah FLP Aceh periode 2023–2025. Setiap kader pengurus memaparkan kinerja serta tantangan yang dihadapi selama masa bakti mereka. Pemaparan LPJ menjadi momen refleksi bersama atas perjalanan organisasi dua tahun terakhir, sekaligus menjadi bahan evaluasi guna menyusun strategi yang lebih matang untuk periode selanjutnya.

Dalam suasana musyawarah yang penuh kekeluargaan dan semangat literasi, diskusi berjalan dinamis. Para peserta menyampaikan pandangan kritis, masukan konstruktif, serta harapan-harapan untuk kepengurusan mendatang.

Usai sesi evaluasi dan diskusi, agenda dilanjutkan ke inti utama, yakni pemilihan Ketua FLP Aceh periode 2025–2027. Dua nama calon yang diusulkan dan menjadi pembahasan utama adalah Radhia Humaira dan Rahmat Aulia. Keduanya merupakan figur yang telah lama berkiprah aktif di FLP Aceh dan dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam menggerakkan roda organisasi.

Setelah melalui musyawarah dan pertimbangan bersama, forum akhirnya memutuskan bahwa Rahmat Aulia dipercaya untuk memimpin FLP Wilayah Aceh selama dua tahun ke depan. Keputusan ini disambut baik oleh seluruh peserta yang hadir, yang optimis bahwa estafet kepemimpinan ini akan membawa semangat baru bagi FLP Aceh.

Sementara Ketua Demisioner, Aini Aziz turut menyampaikan pesan dan harapan bagi penerusnya. “Setiap masa punya tantangan dan peluangnya sendiri. Saya percaya, di bawah kepemimpinan Rahmat Aulia, FLP Aceh akan semakin solid dan menginspirasi,” ungkapnya.

Musyawarah Wilayah ini sekaligus menjadi wujud nyata dari komitmen FLP terhadap prinsip-prinsip organisasi yang demokratis, terbuka, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya anggota.

Dengan berakhirnya acara Muswil, seluruh peserta pulang membawa semangat baru dan tekad bersama untuk terus menumbuhkan budaya baca, tulis, dan berpikir kritis di tengah masyarakat Aceh.

“Semoga estafet kepemimpinan ini menjadi titik tolak bagi FLP Aceh menuju era yang lebih bersinar, membanggakan, dan bermanfaat bagi umat,” pungkasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved