Minggu, 10 Mei 2026

Video

VIDEO - Takut Ancaman Rudal Iran, AS Sanksi ke Beberapa Perusahaan China dan Iran

Adapun kebijakan itu diberikan karena mereka diduga membantu Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengembangkan rudal balistik.

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Amerika Serikat (AS) memberikan sanksi baru kepada beberapa perusahaan di China dan Iran, Selasa (29/4/2025).

Adapun kebijakan itu diberikan karena mereka diduga membantu Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengembangkan rudal balistik.

Dikutip dari Al Arabiya, Departemen Keuangan AS menyebut ada enam entitas dan enam individu lagi yang dikenai sanksi.

Baca juga: China Buat Bimbang Trump Soal Tarif, Perang Dagang Telah Rugikan Ekonomi dan Politik Amerika Serikat

Mereka diduga memfasilitasi pengadaan natrium perklorat dan dioktil sebacat dari China ke Iran.

Zat kimia tersebut dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan rudal balistik.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan, pengembangan rudal yang agresif di Iran dapat membahayakan AS serta negara mitra di Timur Tengah.

Selain itu, program rudal balistik Iran juga dianggap mengganggu stabilitas kawasan dan melanggar perjanjian nonproliferasi internasional. 

Baca juga: VIDEO - Terkuak Sosok Dalang Ledakan di Pelabuhan Iran, Sebabkan 70 Orang Tewas

Oleh karena itu, Washington akan mengambil semua langkah untuk mencegah Iran mengembangkan program rudalnya.

Menurut Bessent, tindakan ini sejalan dengan komitmen Presiden AS Donald Trump.

Pada Januari 2025, dua kapal yang mengangkut natrium perklorat dari China tiba di Iran.

Surat kabar Financial Times menyebut, natrium perklorat dari China cukup untuk membuat 260 rudal jarak menengah.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved